Beranda » Facebook Mulai Melempem Terancam Aplikasi Besutan China TikTok Mulai Kuasi Pasar Tom Alison Cemas

Facebook Mulai Melempem Terancam Aplikasi Besutan China TikTok Mulai Kuasi Pasar Tom Alison Cemas

JurnalLugas.Com – Facebook, yang pernah menjadi platform media sosial dominan lebih dari satu dekade lalu, tampaknya mengalami kebangkitan dalam jumlah pengguna dewasa muda. Meskipun popularitasnya sempat meredup di kalangan generasi muda yang kini lebih banyak menggunakan TikTok, Facebook melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna dewasa muda.

Menurut laporan terbaru, lebih dari 40 juta orang dewasa muda berusia 18 hingga 29 tahun di Amerika Serikat dan Kanada aktif menggunakan Facebook setiap hari. Peningkatan ini mencerminkan upaya intensif perusahaan dalam beberapa tahun terakhir untuk menarik kembali perhatian kelompok usia ini, yang sebelumnya beralih ke aplikasi video pendek seperti TikTok.

Baca Juga  Kemenkominfo Hapus 5.731 Konten yang terkait Radikalisme Ekstremisme dan Terorisme di Platform Digital

Juru bicara Meta, perusahaan induk Facebook, menyatakan bahwa terjadi “pertumbuhan penggunaan aplikasi yang sehat” di kalangan dewasa muda selama lima kuartal terakhir. Pernyataan ini dikutip dari Reuters pada Senin, 3 Juni 2024.

Pada sebuah acara di New York yang bertujuan untuk menunjukkan bagaimana anak muda menggunakan aplikasi tersebut, kepala Facebook Meta, Tom Alison, mengungkapkan bahwa pencapaian ini mendorong eksekutif perusahaan untuk menyadari pentingnya evolusi Facebook agar tetap relevan bagi generasi mendatang.

“Untuk siapa Facebook? Apakah untuk orang tuaku?” Alison mengutip pertanyaan yang sering dia dengar dari dewasa muda. Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Alison menjelaskan bahwa pengguna muda awalnya tertarik dengan fitur-fitur seperti Marketplace, Grup, dan Kencan di Facebook, yang membantu kebutuhan sehari-hari mereka.

Baca Juga  Cara Mengarsipkan Chat pada Aplikasi WhatsApp di Android dan iPhone serta Cara Melihat Chat yang telah Diarsipkan Berikut Panduan Lengkapnya

“Saat berada di Facebook, mereka memeriksa hal-hal yang terjadi di Feed atau dari Reels,” tambahnya, mengacu pada produk video pendek mirip TikTok yang dimiliki Meta.

Facebook, yang didirikan pada tahun 2004 di asrama Universitas Harvard, dengan cepat menyebar ke kampus-kampus di seluruh Amerika Serikat dan menjadi platform komunikasi utama bagi generasi muda saat itu. Dalam tiga tahun pertama, aplikasi ini mengumpulkan 50 juta pengguna dan kini memiliki 3,2 miliar pengguna secara global.

Namun, seiring berjalannya waktu, Facebook kehilangan daya tariknya di kalangan pengguna muda. Survei tahun lalu oleh organisasi penelitian Pew menunjukkan bahwa hanya sekitar sepertiga remaja di Amerika Serikat yang menggunakan Facebook, angka yang menurun tajam dibandingkan survei pada tahun 2014 dan 2015. Sebagai perbandingan, persentase orang dewasa Amerika yang menggunakan Facebook tetap stabil sekitar 68% sejak tahun 2016.

Baca Juga  Cara Menyimpan Status WhatsApp Orang Lain dengan Mudah

Dengan demikian, meskipun sempat mengalami penurunan popularitas di kalangan remaja, Facebook kini berhasil menarik kembali perhatian dewasa muda melalui berbagai fitur yang relevan dan evolusi konten yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi baru.