JurnalLugas.Com — Produsen otomotif asal China, Geely, kembali menunjukkan ambisinya di pasar kendaraan listrik global dengan memperkenalkan SUV terbaru mereka, Galaxy Starship 7 EV. Model ini tidak sekadar menjadi pelengkap lini kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menjadi simbol transisi agresif Geely menuju era elektrifikasi penuh.
Dalam keterangan resmi perusahaan, Galaxy Starship 7 EV hadir dalam dua varian jarak tempuh, yakni hingga 525 kilometer dan 605 kilometer berdasarkan standar pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC). Angka ini menempatkannya sebagai salah satu SUV listrik dengan daya jelajah kompetitif di kelasnya.
Secara teknis, kendaraan ini dibekali dua opsi baterai berkapasitas 60,22 kWh dan 68,39 kWh. Keduanya dipadukan dengan motor listrik tunggal yang terpasang di bagian depan, menghasilkan tenaga maksimum 160 kW dengan torsi sekitar 300 Nm. Konfigurasi ini menegaskan fokus Geely pada efisiensi energi ketimbang performa agresif.
Galaxy Starship 7 EV merupakan versi listrik murni dari model Starship 7 yang sebelumnya diperkenalkan sebagai plug-in hybrid. Transformasi ini memperlihatkan strategi Geely dalam memperluas portofolio kendaraan listrik berbasis platform yang sudah ada, sekaligus menekan biaya pengembangan.
Dari sisi dimensi, SUV ini tampil lebih besar dibandingkan saudaranya, Galaxy EX5. Dengan panjang 4.740 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.685 mm, serta jarak sumbu roda 2.755 mm, Galaxy Starship 7 EV menawarkan ruang kabin yang lebih lega serta stabilitas berkendara yang lebih baik.
Desain eksteriornya mengusung bahasa visual modern khas kendaraan listrik, ditandai dengan fascia depan tertutup tanpa grille konvensional. Lampu DRL memanjang memberikan kesan futuristik, sementara desain lampu belakang yang diperbarui memperkuat identitasnya sebagai SUV generasi baru. Geely juga menawarkan opsi pelek low-drag berukuran 18 dan 19 inci untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Masuk ke dalam kabin, nuansa teknologi terasa dominan. Sistem Flyme Auto menjadi pusat kendali utama yang mengintegrasikan berbagai fungsi kendaraan dalam ekosistem multi-layar. Antarmuka yang diusung menyerupai smartphone modern, memberikan pengalaman pengguna yang intuitif melalui layar infotainment utama dan panel instrumen digital.
Seorang perwakilan internal Geely menyebutkan bahwa model ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen urban yang menginginkan kendaraan listrik dengan jarak tempuh panjang, teknologi canggih, serta kenyamanan maksimal. “Kami fokus pada efisiensi, konektivitas, dan pengalaman berkendara yang seamless,” ujarnya.
Dengan peluncuran Galaxy Starship 7 EV, Geely mempertegas posisinya sebagai pemain serius dalam industri kendaraan listrik global. Persaingan di segmen SUV listrik pun dipastikan semakin ketat, terutama dengan meningkatnya permintaan terhadap kendaraan ramah lingkungan di berbagai negara.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa produsen otomotif China tidak lagi sekadar mengikuti tren, tetapi mulai memimpin inovasi di era elektrifikasi.
Baca selengkapnya di: https://JurnalLugas.com
(TT)






