Iran Tak Ada Perundingan Baru dengan AS, Proposal Hormuz Masih Ditunggu

JurnalLugas.Com — Iran memastikan belum memiliki rencana untuk menggelar putaran perundingan baru dengan Amerika Serikat (AS) di New York. Pernyataan itu disampaikan di tengah komunikasi kedua negara melalui perantara Qatar dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB.

Kantor berita IRNA mengutip sumber yang menyebut delegasi Iran tidak memasukkan agenda pembicaraan baru dengan pihak AS selama berada di New York.

Bacaan Lainnya

Sumber tersebut mengatakan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan kembali ke Iran pada Selasa, 29 September, setelah menyelesaikan seluruh agenda yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Turki Geram, Tuduhan Kirim Senjata ke Iran Disebut Propaganda Hitam

“Tidak ada putaran pembicaraan baru dengan AS dalam agenda kami,” kata sumber tersebut, seperti dikutip IRNA.

Meski tidak menyiapkan perundingan baru, Iran disebut masih menunggu tanggapan AS atas proposal yang sebelumnya telah disampaikan melalui perantara.

Proposal Iran soal Selat Hormuz

Sebelumnya, Araghchi menyampaikan bahwa Teheran telah mengirimkan proposal kepada Washington mengenai rencana membuka Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari.

Proposal tersebut disampaikan melalui sejumlah perantara. Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menolak usulan Iran tersebut.

Meski demikian, Araghchi kemudian mengatakan Teheran masih menunggu jawaban final Washington melalui para perantara.

Dengan demikian, komunikasi terkait proposal Selat Hormuz masih menjadi bagian dari perkembangan hubungan Iran-AS, sementara agenda perundingan langsung baru di New York belum masuk dalam rencana delegasi Iran.

Baca berita terbaru dan informasi aktual lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait