10 Saham Paling Banyak Dijual Asing Sepekan, GOTO dan BMRI Teratas

Ilustrasi Saham Investor
Ilustrasi Saham Investor

JurnalLugas.Com – Tekanan jual investor asing mewarnai perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan yang berakhir Jumat, 2 Oktober 2026.

Sejumlah saham besar masuk dalam daftar yang paling banyak dilepas asing. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat net foreign sell terbesar, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data perdagangan, net sell asing pada saham GOTO mencapai sekitar Rp979,40 miliar. Saham GOTO juga mengalami penurunan 40 persen sepanjang pekan hingga berada di level Rp30 per saham.

BMRI berada di urutan berikutnya dengan net foreign sell sekitar Rp858,17 miliar. Harga saham bank BUMN tersebut turun 1,23 persen dalam sepekan menjadi Rp4.030.

Sementara TLKM mencatat net sell asing sekitar Rp469,98 miliar. Saham perusahaan telekomunikasi itu terkoreksi 6,64 persen ke Rp2.250.

Tekanan jual juga terjadi pada saham perbankan lainnya. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net foreign sell sekitar Rp291,86 miliar dan turun 2,40 persen ke Rp6.100.

Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat net sell asing sekitar Rp183,52 miliar. Saham BBRI melemah 2,22 persen menjadi Rp3.080.

Baca Juga  Daftar Saham Top Losers Pekan Ini FILM, LION, hingga UANG Tumbang di Bursa

Di sektor pertambangan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan net foreign sell sekitar Rp117,93 miliar. Saham MDKA turun 7,17 persen ke Rp2.850.

Berikutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat net sell asing sekitar Rp97,73 miliar. Saham BBNI terkoreksi 2,29 persen ke Rp3.420.

Dua saham lain yang masuk daftar adalah PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dengan net foreign sell sekitar Rp85,44 miliar dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sekitar Rp81,11 miliar.

SINI turun 13,39 persen ke Rp15.850, sedangkan CPIN melemah 3,32 persen menjadi Rp2.910.

PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) melengkapi daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar. Nilainya mencapai sekitar Rp80,20 miliar, sementara harga saham PACK turun 33,64 persen ke Rp428.

IHSG Masih Tertekan

Aksi jual asing tersebut berlangsung ketika pasar saham domestik menghadapi tekanan cukup kuat. Meski IHSG pada Jumat, 2 Oktober 2026 ditutup naik 0,46 persen ke level 6.036,89, secara mingguan indeks masih turun 3,28 persen.

Investor asing juga mencatat net sell sekitar Rp3,90 triliun di pasar reguler selama sepekan.

Pergerakan pasar turut dipengaruhi sejumlah faktor eksternal dan domestik, mulai dari pelemahan rupiah, kenaikan yield US Treasury, ketidakpastian geopolitik hingga ekspektasi kebijakan The Fed yang masih relatif ketat.

Baca Juga  PT Indosat Tbk (ISAT) Melakukan Stock Split Harga Saham Menjadi Segini

Pasar juga mulai menyesuaikan diri dengan sejumlah perubahan kebijakan di BEI, termasuk penurunan batas harga minimum saham dari Rp50 menjadi Rp1 serta penerapan mekanisme short selling pada Oktober.

Daftar 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang pekan tersebut:

  1. GOTO – sekitar Rp979,40 miliar
  2. BMRI – sekitar Rp858,17 miliar
  3. TLKM – sekitar Rp469,98 miliar
  4. BBCA – sekitar Rp291,86 miliar
  5. BBRI – sekitar Rp183,52 miliar
  6. MDKA – sekitar Rp117,93 miliar
  7. BBNI – sekitar Rp97,73 miliar
  8. SINI – sekitar Rp85,44 miliar
  9. CPIN – sekitar Rp81,11 miliar
  10. PACK – sekitar Rp80,20 miliar

Data tersebut menunjukkan aksi jual asing tidak hanya menyasar satu sektor, tetapi juga mencakup saham teknologi, perbankan, telekomunikasi, pertambangan hingga consumer goods.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait