IHSG Naik 1,04 Persen, Ini 10 Saham Top Gainer yang Paling Menguat

Saham Top Gainers
Ilustrasi Saham Top Gainers

JurnalLugas.Com – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 7 Agustus 2026, ditutup dengan penguatan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di level 6.409, naik 65,94 poin atau setara 1,04 persen dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Penguatan IHSG turut diikuti sejumlah saham yang mencatat lonjakan harga cukup tinggi sepanjang sesi perdagangan.

Bahkan, beberapa emiten berhasil mencatat kenaikan dua digit dan masuk dalam jajaran saham dengan performa terbaik pada hari tersebut.

PT Voksel Electric Tbk (VOKS) menjadi saham dengan kenaikan paling tinggi. Harga saham VOKS melesat 35 persen hingga ditutup di level Rp270 per saham.

Di bawahnya terdapat PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK). Saham perusahaan tersebut menguat 25 persen dan berakhir pada harga Rp1.875 per saham.

Penguatan besar juga terjadi pada PT First Media Tbk (KBLV). Saham KBLV naik 24,60 persen menjadi Rp157 per saham.

Sementara PT M Cash Indonesia Tbk (MCAS) menyusul dengan kenaikan 24,37 persen ke level Rp296 per saham.

PT Indosat Tbk (ISAT) melengkapi lima besar saham dengan penguatan tertinggi. Saham operator telekomunikasi tersebut naik 14,21 persen dan ditutup di harga Rp2.170 per saham.

Baca Juga  Strategi Baru Semen Baturaja Integrasi SIG Lewat Skema Management Fee

Pergerakan saham-saham tersebut menjadi salah satu gambaran kuatnya aktivitas pasar pada penghujung pekan.

Namun, kenaikan harga dalam satu sesi perdagangan tidak serta-merta menunjukkan perubahan fundamental perusahaan secara keseluruhan.

Berikut daftar 10 saham yang mencatat kenaikan harga paling tinggi pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026:

  1. VOKS – naik 35,00 persen ke Rp270
  2. ROCK – naik 25,00 persen ke Rp1.875
  3. KBLV – naik 24,60 persen ke Rp157
  4. MCAS – naik 24,37 persen ke Rp296
  5. ISAT – naik 14,21 persen ke Rp2.170
  6. RODA – naik 12,12 persen
  7. CBPE – naik 11,88 persen
  8. INPP – naik 10,29 persen
  9. LOPI – naik 10,00 persen
  10. UDGN – naik 10,00 persen

Di sisi berlawanan, sejumlah saham justru mengalami tekanan cukup dalam. Sepuluh saham yang masuk daftar top loser adalah TALF, PDES, BACH, MDIA, KDTN, FORU, KOTA, TMPO, SMLE, dan SQMI.

Penurunan harga saham-saham tersebut berada dalam kisaran 5,97 persen hingga 14,63 persen pada akhir perdagangan.

DSSA Pimpin Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar

Selain melihat pergerakan harga, aktivitas pasar juga dapat dicermati dari nilai transaksi masing-masing saham.

Pada perdagangan Jumat, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, mencapai sekitar Rp1,30 triliun.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) berada di urutan berikutnya dengan nilai transaksi sekitar Rp1,27 triliun.

Baca Juga  OJK Yakin Free Float 15% Tak Ganggu Minat Perusahaan IPO

Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat nilai transaksi sekitar Rp1,08 triliun.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyusul dengan nilai transaksi sekitar Rp813 miliar, sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan transaksi sekitar Rp714 miliar.

Menariknya, lima saham dengan nilai transaksi terbesar tersebut sama-sama berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan.

Pergerakan IHSG dan saham individual pada akhir pekan menunjukkan pasar modal kembali bergerak positif.

Meski demikian, investor tetap perlu melihat lebih luas kondisi emiten, kinerja keuangan, likuiditas, serta sentimen pasar sebelum menjadikan kenaikan harian sebagai dasar keputusan investasi.

Data top gainer, top loser, dan top value pada dasarnya memberikan gambaran mengenai saham yang paling aktif bergerak pada satu sesi.

Pergerakan tersebut dapat berubah dengan cepat ketika perdagangan kembali dibuka pada pekan berikutnya.

JurnalLugas.Com menyajikan informasi ekonomi, pasar saham, dan perkembangan bisnis lainnya untuk membantu pembaca mengikuti dinamika pasar secara lebih mudah.

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait