JurnalLugas.Com – Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi suntikan kepercayaan diri Timnas Indonesia sebelum menghadapi persaingan yang lebih berat di Piala Asia 2027.
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menilai keberhasilan mengalahkan Thailand di final memberi pengalaman penting bagi skuad Garuda. Terlebih, Thailand kembali menjadi lawan Indonesia di fase grup Piala Asia 2027.
Indonesia memastikan gelar setelah menundukkan Thailand melalui adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026. Kedua tim bermain 2-2 hingga babak tambahan waktu.
Menurut Verdonk, kemenangan atas Thailand menjadi bekal penting karena kedua negara akan kembali bertemu di Piala Asia 2027.
“Pertandingan ini penting karena Thailand dan Jepang juga berada di grup kami,” kata Verdonk kepada wartawan di SUGBK.
Pada Piala Asia 2027 di Arab Saudi, Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Verdonk mengakui Jepang memiliki kualitas yang berada di atas dua calon lawan lainnya.
Meski begitu, pemain Lille tersebut tetap melihat peluang Indonesia untuk lolos dari fase grup.
“Kami punya peluang menghadapi Thailand dan Qatar. Jepang berada di level berbeda, tetapi kami tetap punya peluang,” ujarnya.
Verdonk Tak Persoalkan Laga Sulit
Verdonk juga tidak mempermasalahkan Indonesia yang gagal menuntaskan pertandingan pada waktu normal meski Thailand harus bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81.
Bagi Verdonk, hasil akhir jauh lebih penting. Indonesia akhirnya mengangkat trofi setelah memenangkan adu penalti.
“Pertandingannya memang gila dan kami masih harus bermain lebih baik. Tetapi kami menang, jadi itu yang penting,” katanya.
Trofi tersebut sekaligus menjadi gelar pertama Indonesia setelah penantian panjang selama 35 tahun. Verdonk menilai keberhasilan ini menandai fase baru bagi sepak bola Indonesia.
Ia menyadari skuad Garuda masih memiliki pekerjaan rumah sebelum tampil di level Asia. Namun, kualitas pemain yang dimiliki saat ini dinilai menjadi fondasi penting untuk berkembang.
“Kami punya pemain berkualitas, tetapi masih harus terus berkembang,” ujar pemain berusia 29 tahun itu.
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi modal awal Indonesia. Tantangan berikutnya jauh lebih besar: membawa momentum tersebut ke Piala Asia 2027 dan bersaing dengan Jepang, Qatar, serta Thailand.
Baca berita terbaru dan informasi lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Kardi)






