Bobby Nasution Tegaskan Setia ke Gerindra Meski Mertua Gabung PSI

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution
Foto : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution

JurnalLugas.Com – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan dirinya tetap menjadi kader Partai Gerindra meski mertuanya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), telah menyatakan diri sebagai anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Bobby menanggapi perbedaan pilihan partai tersebut dengan santai. Ia memastikan hubungan keluarga dengan Jokowi tidak mengubah sikap politiknya.

Bacaan Lainnya

“Saya tetap kader Gerindra,” ujar Bobby, Jumat (9/10/2026).

Meski berada di partai berbeda, Bobby tidak menutup kemungkinan memberikan dukungan apabila Jokowi meminta bantuan untuk PSI. Menurutnya, komunikasi dan dukungan politik tidak harus berhenti hanya karena perbedaan keanggotaan partai.

Bobby menilai seluruh partai yang pernah mendukung dirinya bersama Surya dalam kontestasi politik di Sumatera Utara tetap memiliki hubungan politik yang perlu dijaga.

Ia juga mengingatkan bahwa dukungan politik tidak hanya berkaitan dengan PSI, tetapi mencakup partai-partai pendukung Prabowo-Gibran maupun pasangan Bobby-Surya.

“Walaupun saya kader Gerindra, bukan berarti hubungan dengan partai pendukung dan pengusung sebelumnya harus terputus,” kata Bobby.

Jokowi sebelumnya mengungkapkan telah bergabung dengan PSI sejak 14 Oktober 2025. Namun, status keanggotaannya itu baru ia sampaikan secara terbuka ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) PSI sebagai bukti keanggotaannya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari PSI sejak tahun sebelumnya. Pengumuman tersebut sekaligus ditujukan agar statusnya diketahui seluruh jajaran partai, mulai dari tingkat pusat hingga pengurus ranting.

Jokowi menegaskan bahwa keterbukaan mengenai keanggotaannya diperlukan agar tidak lagi menimbulkan keraguan di internal PSI.

Perbedaan partai antara Jokowi dan Bobby pun menjadi perhatian karena keduanya memiliki hubungan keluarga sekaligus posisi politik masing-masing.

Bobby tetap berada di Gerindra, sedangkan Jokowi secara terbuka menyatakan diri sebagai kader PSI.

Meski demikian, Bobby menegaskan perbedaan tersebut tidak otomatis memutus komunikasi maupun hubungan dengan partai-partai yang pernah mendukung langkah politiknya.

Baca berita politik dan nasional lainnya di JurnalLugas.Com.

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Dihadapan Wakil Rakyat Jokowi Meminta Maaf Empat Kali

Pos terkait