JurnalLugas.Com – Presiden Prabowo Subianto memanggil CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 14 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi perhatian di tengah persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di Bali. Namun, belum ada kepastian apakah masalah pasokan energi itu masuk dalam agenda pembahasan bersama Presiden.
Rosan Roeslani belum bersedia menjelaskan materi pertemuan yang akan berlangsung dengan Prabowo. Ia meminta awak media menunggu hingga pembahasan selesai.
“Nanti, nanti,” kata Rosan singkat saat ditanya mengenai agenda pertemuan.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia juga belum memastikan apakah kelangkaan BBM di Bali akan dibahas dalam rapat tersebut. Ia memilih menyelesaikan pertemuan terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan kepada wartawan.
Bahlil menegaskan dirinya masih menunggu informasi langsung dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengenai kondisi pasokan BBM di Bali.
Menurut Bahlil, laporan dari pimpinan Pertamina itu diperlukan sebelum ia menyampaikan penjelasan lebih lanjut kepada publik.
Ia mengatakan akan memberikan keterangan setelah rapat dan menerima laporan yang dibutuhkan.
“Saya rapat dulu ya,” ujar Bahlil kepada awak media.
Belum adanya penjelasan resmi membuat agenda pemanggilan kedua pejabat tersebut masih belum terungkap. Publik kini menunggu hasil pertemuan di Istana, termasuk kepastian mengenai perkembangan penanganan persoalan BBM di Bali.
Informasi mengenai hasil rapat dan kondisi pasokan BBM masih menunggu keterangan resmi dari pemerintah.
Baca berita terbaru dan informasi aktual lainnya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






