JurnalLugas.Com – Polri merombak sejumlah jabatan perwira tinggi dan perwira menengah melalui mutasi yang mencakup Bareskrim, Divisi Hubungan Internasional, Korps Brimob, hingga jajaran kepolisian daerah.
Salah satu perubahan penting terjadi pada posisi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri.
Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut kini mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi Dirtipideksus selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Suhasto, yang sebelumnya menjabat Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pergeseran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel untuk mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, serta rekam jejak dan integritas personel,” kata Johnny dalam keterangannya yang diterima JurnalLugas.Com, Selasa, 13 Oktober 2026.
Perubahan Jabatan Merambah Bareskrim dan Polda
Selain pergantian Dirtipideksus, mutasi juga menyentuh sejumlah posisi lain di lingkungan Bareskrim Polri.
Kombes Pol. Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II kini menjadi Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I. Sementara itu, Kombes Pol. Dodi Ruyatman, sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, mendapat tugas baru sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri.
Perubahan juga terjadi pada jabatan Dirreskrimsus Polda Jawa Timur. Posisi yang sebelumnya diemban Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan kini dipercayakan kepadanya setelah ia dimutasi dari jabatan Kapolresta Banyuwangi.
Jabatan Kapolresta Banyuwangi selanjutnya diisi Kombes Pol. Muharman Arta, yang sebelumnya menjabat Kapolresta Pekanbaru. Adapun posisi Kapolresta Pekanbaru beralih kepada Kombes Pol. Ronny Riantoko Eppang, sebelumnya Perancang Anggaran Madya Tingkat III Stamarena Polri.
Di Polda Jambi, jabatan Dirreskrimsus juga mengalami pergantian. Kombes Pol. Taufik Nurmandia dimutasi menjadi Dosen Kepolisian Madya Tingkat III STIK Lemdiklat Polri. Posisi yang ditinggalkannya kemudian diisi Kombes Pol. Yakhob Silvana Delareskha, yang sebelumnya menjabat Kabidseum Pusjarah Polri.
Penugasan di Divhubinter dan Korps Brimob
Perubahan susunan pejabat turut berlangsung di Divisi Hubungan Internasional Polri. Brigjen Pol. Herry Dian Dwiharto, yang sebelumnya menjadi Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri, kini bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang NCB/Interpol Divhubinter Polri.
Sementara itu, sejumlah personel Korps Brimob mendapatkan penugasan di luar struktur organisasi Polri.
Brigjen Pol. Deoni Jiud De Fatima dan Brigjen Pol. Leonardus Simarmata dimutasi menjadi Pati Baintelkam Polri untuk menjalankan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).
Penugasan di luar struktur juga diberikan kepada Kombes Pol. Robert Da Costa dan Kombes Pol. Irfan S.D.P. Marpaung. Keduanya dimutasi sebagai Pamen Korbrimob Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.
Di lingkungan Bareskrim, penataan jabatan turut menempatkan Kombes Pol. Suhasto pada posisi strategis penanganan tindak pidana ekonomi khusus, menggantikan Ade Safri Simanjuntak yang beralih ke bidang pendidikan dan pengembangan personel kepolisian.
Kapolri Minta Pejabat Segera Beradaptasi
Johnny menegaskan, para pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai posisi masing-masing.
Menurut dia, penempatan personel dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan organisasi serta kemampuan dan integritas pejabat yang bersangkutan. Polri juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.
Rangkaian mutasi tersebut mencakup berbagai lini organisasi, mulai dari fungsi penyidikan tindak pidana ekonomi, reserse kriminal khusus di daerah, hubungan internasional, pendidikan kepolisian, hingga penugasan intelijen.
Perubahan ini sekaligus menandai pergeseran tanggung jawab sejumlah perwira dalam struktur Polri. Para pejabat yang baru ditunjuk diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal sesuai mandat jabatan masing-masing.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






