Apple Intelligence Segera Hadir di China, Alibaba Jadi Penopang AI iPhone

JurnalLugas.Com – Apple semakin dekat membawa layanan kecerdasan buatan Apple Intelligence ke pasar China setelah pemerintah setempat memberikan persetujuan bagi model AI Alibaba untuk mendukung layanan tersebut.

Persetujuan dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China mencakup model bahasa besar Qwen serta teknologi pembuat gambar dan video berbasis kecerdasan buatan, Tongyi Wanxiang. Langkah ini menjadi perkembangan penting bagi Apple yang selama ini menghadapi tantangan regulasi untuk menghadirkan fitur AI-nya di China daratan.

Bacaan Lainnya

Meski sebelumnya telah memperoleh izin untuk meluncurkan Apple Intelligence pada Juli lalu, layanan tersebut belum juga tersedia bagi pengguna iPhone di China. Persetujuan terbaru membuka jalan bagi perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu untuk melanjutkan persiapan peluncurannya.

Dokumen perizinan yang diajukan turut mencakup akses jaringan untuk perangkat yang disebut sebagai iPhone Duo dan iPhone 18 Pro. iPhone Duo dijadwalkan meluncur di China pada pekan berikutnya, dengan Siri berbasis AI menjadi salah satu fitur yang diunggulkan.

Kehadiran teknologi Alibaba menjadi bagian penting dari strategi Apple untuk menyesuaikan layanan kecerdasan buatannya dengan ketentuan yang berlaku di pasar China.

Baca Juga  Volkswagen Tutup Pabrik Raksasa di Nanjing China Usai 17 Tahun Produksi Ini Alasannya

Regulasi China Jadi Tantangan Apple

Apple Intelligence sebelumnya telah tersedia di Hong Kong. Namun, kondisi di China daratan berbeda karena layanan AI harus memenuhi ketentuan regulasi teknologi dan perlindungan privasi yang lebih ketat.

Persyaratan tersebut membuat Apple perlu menyesuaikan teknologi yang digunakan sebelum menghadirkannya secara luas kepada konsumen setempat.

Penggunaan Qwen sebagai model AI pendukung memungkinkan Apple memanfaatkan teknologi yang dikembangkan perusahaan lokal. Sementara itu, Tongyi Wanxiang menyediakan kemampuan generatif untuk pembuatan gambar dan video.

Kombinasi tersebut berpotensi memperluas kemampuan Apple Intelligence di perangkat yang kompatibel, termasuk iPhone, iPad, Mac, dan Vision Pro yang dipasarkan di China.

Meski demikian, persetujuan terhadap model AI tersebut tidak dengan sendirinya memastikan seluruh fitur Apple Intelligence langsung tersedia. Peluncuran tetap bergantung pada kesiapan layanan dan pemenuhan persyaratan yang berlaku.

Alibaba Sudah Dibidik Sejak 2025

Rencana Apple menggandeng perusahaan kecerdasan buatan China sebenarnya telah menjadi perhatian sejak awal 2025. Alibaba termasuk kandidat utama yang dipertimbangkan untuk mendukung pengembangan layanan tersebut di pasar lokal.

Pada pertengahan 2026, Qwen kemudian disebut sebagai model AI inti yang akan digunakan untuk Apple Intelligence pada perangkat Apple yang kompatibel dan dijual di China.

Baca Juga  Apple Rilis iMac Terbaru dengan Chip M4 dan Teknologi AI Generatif

Jika peluncuran berjalan sesuai rencana, pengguna di China akan memperoleh akses ke layanan AI Apple sekitar dua tahun setelah teknologi tersebut pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat.

China merupakan salah satu pasar penting bagi Apple. Karena itu, keberhasilan menghadirkan Apple Intelligence bukan sekadar persoalan menambahkan fitur baru, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan perusahaan mempertahankan daya saing di tengah perkembangan pesat industri AI lokal.

Kerja sama dengan Alibaba memperlihatkan bagaimana Apple perlu mengandalkan teknologi lokal untuk memperluas layanan kecerdasan buatannya di tengah perbedaan regulasi antarnegara.

Bagi pengguna, perhatian selanjutnya tertuju pada jadwal peluncuran resmi serta fitur Apple Intelligence yang benar-benar dapat digunakan di China. Persetujuan pemerintah menjadi langkah penting, tetapi ketersediaan layanan secara penuh masih menunggu realisasi peluncuran.

Baca perkembangan teknologi terbaru di JurnalLugas.Com.

(Tirta)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait