JurnalLugas.Com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) meraih laba bersih sebesar Rp585,92 miliar pada kuartal pertama tahun 2024, menandai peningkatan sebesar 14,43% dari tahun sebelumnya.
Hal ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha yang mencapai Rp4,21 triliun, naik 24,35% dari kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Nixon Sitorus, Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, pertumbuhan positif ini tercermin dari pendapatan tol sebesar Rp3,92 triliun dan pendapatan usaha lainnya sebesar Rp293,88 miliar.
“Kinerja Perseroan terus meningkat dengan laba bersih mencapai Rp585,92 miliar, meningkat 14,43% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Nixon dalam pernyataannya.
Selain itu, realisasi EBITDA Perseroan mencapai Rp2,75 triliun, dengan EBITDA Margin sebesar 65,30%, menunjukkan peningkatan dari kuartal sebelumnya.
Hal ini terjadi seiring pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru, termasuk konsolidasi atas tiga ruas jalan tol trans Jawa.
“Pada kuartal ini, kami juga telah menyesuaikan tarif tol di beberapa ruas jalan tol, seperti Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, Integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dan Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), serta penyesuaian tarif untuk Jalan Tol Serpong Cinere,” tambahnya.
Jasa Marga tetap menjadi pemimpin pasar di industri jalan tol, dengan total panjang jalan tol Jasa Marga Group mencapai 1.264 KM dan total konsesi jalan tol yang dikelola mencapai 1.736 KM.
Nixon menekankan bahwa pengoperasian jalan tol baru terus berlanjut, dengan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor dan Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 Ruas Pamulang Cinere sepanjang 3,64 KM yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada awal Januari 2024, menjadi bagian dari kontribusi Jasa Marga Group.






