JurnalLugas.Com – Sriwijaya Air Group menyatakan bahwa meskipun pendirinya, Hendry Lie, terjerat dalam kasus korupsi, operasional maskapai tetap berjalan dengan lancar.
Corporate Communication Sriwijaya Air Group, Zaidan, menekankan bahwa Sriwijaya Air dan anak perusahaannya, Nam Air, terus beroperasi meskipun ada isu korupsi yang melibatkan PT Timah.
Menurut Zaidan, Sriwijaya Air Group tetap menjaga tingkat profesionalisme dalam semua aspek operasional penerbangan.
“Kami selalu memberikan prioritas pada profesionalisme dalam setiap layanan penerbangan kami,” kata Zaidan dalam pernyataan resmi pada Rabu 01 Mei 2024.
Zaidan juga menegaskan bahwa Sriwijaya Air Group menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait kasus tersebut, namun menegaskan bahwa hal tersebut tidak secara langsung memengaruhi operasional perusahaan.
“Walaupun kami menghargai proses hukum, kasus ini tidak berhubungan langsung dengan PT Sriwijaya Air sebagai badan usaha yang terpisah,” tambahnya.
Hendry Lie, pendiri Sriwijaya Air, telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait perdagangan timah di wilayah izin pertambangan PT Timah antara tahun 2015-2022.
Namun, Sriwijaya Air Group menegaskan bahwa kasus ini tidak memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.






