Motorola Edge 70 Fusion vs Signature, Harga Terpaut Jauh, Fitur Sama-sama Gahar

JurnalLugas.Com — Motorola kembali menegaskan ambisinya di pasar ponsel premium Indonesia dengan merilis dua perangkat terbaru yang menyasar segmen berbeda: Motorola Signature dan Motorola Edge 70 Fusion.

Peluncuran yang berlangsung di Jakarta pada 20 April 2026 ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan smartphone di Tanah Air semakin agresif, terutama dalam hal inovasi kamera dan performa.

Bacaan Lainnya

Motorola Signature tampil sebagai perangkat flagship yang mengedepankan teknologi fotografi. Ponsel ini mengandalkan tiga kamera belakang berbasis sensor Sony LYTIA, masing-masing beresolusi 50MP.

Kombinasi tersebut terdiri dari kamera utama dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS), kamera telefoto periskop dengan kemampuan zoom optik 3x, serta kamera ultra wide. Di bagian depan, Motorola menyematkan kamera 50MP yang dirancang untuk kebutuhan swafoto dan video berkualitas tinggi.

Perwakilan Motorola Indonesia, Zulfahmi, menegaskan bahwa penggunaan tiga sensor Sony LYTIA dalam satu perangkat menjadi pembeda utama. Ia menyebut pendekatan ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan kualitas fotografi setara kamera profesional dalam perangkat mobile.

Dari sisi performa, Motorola Signature ditopang chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan dengan RAM 12GB dan memori internal 256GB. Untuk menjaga stabilitas suhu saat penggunaan intensif, perangkat ini dilengkapi sistem pendingin canggih berupa copper mesh, liquid metal, serta vapor chamber berukuran 6002 mm².

Layar menjadi salah satu daya tarik utama lainnya. Motorola Signature hadir dengan panel Extreme AMOLED 6,8 inci yang mendukung refresh rate 164Hz dan tingkat kecerahan hingga 6200 nits. Desainnya juga tergolong ramping dengan ketebalan 6,99 mm dan bobot 186 gram, serta mengusung tekstur linen yang memberikan kesan premium sekaligus berbeda dari smartphone pada umumnya.

Untuk daya tahan, baterai berkapasitas 5200mAh disematkan dengan dukungan pengisian cepat 90W serta wireless charging 50W. Selama masa promosi peluncuran, Motorola Signature dijual seharga Rp11.999.000, lebih rendah dari harga normal Rp12.999.000. Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna Pantone Martini Olive dan Pantone Carbon.

Sementara itu, Motorola Edge 70 Fusion hadir sebagai alternatif dengan harga lebih terjangkau namun tetap membawa fitur kompetitif. Smartphone ini juga mengusung tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultra wide, serta kamera makro 13MP. Kamera depan 32MP melengkapi kebutuhan fotografi pengguna.

Zulfahmi menyebut Edge 70 Fusion sebagai peningkatan dari generasi sebelumnya, dengan peningkatan pada sektor sensor kamera yang kini menggunakan teknologi Sony.

Dari sisi layar, perangkat ini dibekali panel pOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan hingga 5200 nits. Bodinya sedikit lebih tebal dibanding Signature, yakni 7,99 mm dengan bobot 193 gram.

Keunggulan lain terletak pada kapasitas baterai yang mencapai 7000mAh, dipadukan dengan teknologi fast charging 68W. Untuk performa, Edge 70 Fusion mengandalkan chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang cukup mumpuni untuk penggunaan harian hingga gaming.

Motorola Edge 70 Fusion tersedia dalam tiga warna: Silhouette, Pantone Sporting Green, dan Pantone Orient Blue. Harga peluncurannya ditetapkan Rp5.999.000, sementara harga normal berada di angka Rp6.299.000.

Kehadiran dua perangkat ini memperlihatkan strategi Motorola yang semakin agresif dalam menjangkau berbagai segmen pasar, dari pengguna premium hingga kelas menengah yang menginginkan fitur unggulan dengan harga lebih kompetitif.

Baca berita teknologi terbaru lainnya di https://jurnalluguas.com

(TT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait