JurnalLugas.Com – Persaingan di pasar ponsel lipat premium diperkirakan bakal semakin ketat dalam beberapa waktu ke depan. Xiaomi disebut tengah mempersiapkan generasi terbaru perangkat foldable yang diyakini akan menjadi penerus lini Mix Fold 4 dengan membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama pada sektor kamera dan daya tahan baterai.
Informasi yang beredar dari kalangan pembocor teknologi mengindikasikan bahwa perangkat tersebut kemungkinan hadir dengan nama Xiaomi Mix Fold 5 atau Xiaomi 17 Fold. Meski belum mendapatkan konfirmasi resmi dari perusahaan, sejumlah bocoran spesifikasi mulai memberikan gambaran mengenai arah pengembangan ponsel lipat terbaru Xiaomi.
Salah satu peningkatan yang paling menarik perhatian berada pada bagian layar. Xiaomi dikabarkan mengembangkan panel lipat berukuran sekitar 7,5 hingga 7,6 inci dengan teknologi engsel terbaru yang dirancang untuk meminimalkan bekas lipatan pada layar. Pendekatan ini menjadi penting karena kualitas lipatan masih menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat memilih perangkat foldable.
Tak hanya fokus pada tampilan visual, Xiaomi juga disebut berupaya meningkatkan daya tahan penggunaan harian melalui baterai berkapasitas sekitar 6.000mAh. Angka tersebut tergolong besar untuk kategori smartphone lipat yang selama ini identik dengan keterbatasan ruang internal.
Seorang sumber industri yang mengikuti perkembangan perangkat foldable menyebut kapasitas baterai besar menjadi salah satu tren yang mulai diadopsi produsen untuk menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat tipis tanpa mengorbankan daya tahan penggunaan.
“Pasar mulai mengarah pada kombinasi desain premium dan baterai berkapasitas tinggi. Pengguna tidak lagi ingin memilih salah satunya,” ujarnya.
Di sektor fotografi, Xiaomi disebut menyiapkan kamera utama beresolusi 200 megapiksel. Jika spesifikasi tersebut benar-benar diwujudkan dalam produk final, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartphone lipat dengan sensor kamera beresolusi tertinggi yang tersedia secara komersial.
Kehadiran kamera 200MP diyakini akan meningkatkan kemampuan pengambilan gambar detail tinggi, sekaligus memperkuat posisi Xiaomi dalam persaingan fotografi mobile premium yang selama ini didominasi sejumlah merek besar.
Selain itu, perangkat ini juga dirumorkan bakal mengantongi sertifikasi ketahanan air yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Fitur tersebut semakin penting mengingat konsumen premium kini mengharapkan standar perlindungan yang setara dengan smartphone flagship konvensional.
Untuk sistem keamanan, Xiaomi diperkirakan tetap mempertahankan sensor sidik jari yang terintegrasi pada sisi bodi perangkat. Pendekatan ini dinilai lebih praktis sekaligus memberikan respons pemindaian yang cepat.
Aspek lain yang tak kalah menarik adalah kemungkinan penggunaan chipset Xring, prosesor yang dikembangkan sendiri oleh Xiaomi. Jika rumor tersebut terealisasi, langkah ini menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperkuat ekosistem perangkat keras dan mengurangi ketergantungan terhadap pemasok chip pihak ketiga.
Dari sisi harga, perangkat lipat generasi terbaru Xiaomi diperkirakan akan berada di kisaran 10.000 yuan atau sekitar Rp25 juta hingga Rp26 juta. Rentang harga tersebut menempatkannya di segmen premium yang bersaing langsung dengan sejumlah ponsel lipat flagship dari merek global lainnya.
Hingga saat ini Xiaomi masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai nama produk, spesifikasi final maupun jadwal peluncuran perangkat tersebut. Namun berbagai bocoran yang terus bermunculan menunjukkan bahwa perusahaan tampaknya sedang mempersiapkan langkah besar untuk memperkuat posisinya di pasar smartphone lipat kelas atas.
Baca berita teknologi terbaru lainnya hanya di https://JurnalLugas.com
(Tirta)






