Iran Beri Peringatan Keras, Konflik dengan AS Bisa Meluas ke Samudra Hindia

JurnalLugas.Com – Iran memperingatkan konflik militer dengan Amerika Serikat (AS) berpotensi meluas jika serangan baru kembali terjadi. Perluasan konflik disebut dapat menjangkau kawasan yang lebih luas, dari Teluk Persia dan Laut Merah hingga Samudra Hindia.

Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Yahya Rahim Safavi mengatakan kemungkinan perluasan medan konflik harus diantisipasi oleh Iran.

Bacaan Lainnya

“Jika konflik melebar dari Teluk Persia dan Selat Hormuz ke Laut Merah, tahap berikutnya bisa menjangkau Samudra Hindia,” kata Safavi seperti dikutip Defa Press, Kamis, 24 September 2026.

Safavi mengatakan angkatan bersenjata Iran telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi kemungkinan terburuk apabila AS dan Israel kembali mengambil langkah militer yang dianggap mengancam kepentingan nasional Iran.

Ketegangan AS, Israel dan Iran sebelumnya meningkat setelah serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian melancarkan serangan balasan.

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington sempat menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan. Namun, konflik kembali berlanjut dan hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

Peringatan Safavi muncul di tengah kekhawatiran terhadap meluasnya dampak konflik ke jalur perdagangan dan energi internasional.

Salah satu titik penting adalah Selat Hormuz. Eskalasi konflik membuat lalu lintas kapal di jalur tersebut hampir terhenti.

Kondisi itu berdampak langsung terhadap pergerakan pasokan minyak, produk minyak bumi dan gas alam cair. Gangguan pada jalur pelayaran strategis tersebut juga ikut mendorong kenaikan harga bahan bakar di pasar global.

Dengan demikian, ancaman perluasan konflik bukan hanya menyangkut wilayah militer. Jika gangguan terhadap jalur pelayaran berlanjut, dampaknya dapat merembet ke pasokan energi dan aktivitas perdagangan internasional.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Yahya Sarea Operasi Gabungan Houthi-Iran, Targetkan Bandara Ben Gurion Israel

Pos terkait