Jokowi Yakin PSI Jadi Partai Besar, Parliamentary Threshold Bukan Alasan Takut

JurnalLugas.Com — Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak ragu terhadap peluang partainya berkembang menjadi kekuatan politik besar.

Pesan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung, Senin (28/9). Menurut dia, status PSI sebagai partai baru bukan alasan untuk menganggap partai berlambang gajah tersebut tidak diperhitungkan.

Bacaan Lainnya

Jokowi bahkan menyebut perkembangan PSI mulai membuat pihak lain berhati-hati. Ia meminta kader tidak justru kehilangan keyakinan terhadap potensi partainya sendiri.

“PSI memang partai baru, tetapi sudah ada yang merasa khawatir. Karena itu, jangan takut,” ujar Jokowi, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima JurnalLugas.Com, Senin 28 September 2026.

Jokowi juga menyinggung isu parliamentary threshold atau ambang batas parlemen yang kerap menjadi perhatian partai politik.

Ia meminta kader PSI tidak menjadikan besaran ambang batas sebagai sumber kekhawatiran. Menurutnya, berapa pun angka yang nantinya ditetapkan, pekerjaan utama kader tetap sama, yakni memperkuat organisasi dan bekerja di tengah masyarakat.

“Berapa pun parliamentary threshold-nya, tidak perlu menjadi masalah,” kata Jokowi.

Ia menekankan, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh angka ambang batas. Struktur organisasi yang aktif dan kader yang bekerja secara konsisten dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan PSI.

“Yang penting bekerja keras, struktur partai aktif, hidup, dan benar-benar bekerja,” tegasnya.

Jokowi kemudian meminta kader PSI tidak membatasi target hanya sebatas memperoleh kursi di parlemen. Ia mendorong kader memiliki keyakinan lebih besar terhadap arah perkembangan partai.

“Target kita bukan hanya masuk Senayan,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menilai kehadiran Jokowi di dalam keluarga besar PSI semakin memperkuat optimisme partainya menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Endang, PSI kini memiliki keyakinan lebih besar untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Dengan bergabungnya Pak Jokowi, kami semakin optimistis PSI akan menang pada Pemilu 2029,” kata Endang.

Pesan Jokowi kini menempatkan kerja kader dan kekuatan struktur organisasi sebagai pekerjaan utama, sementara isu ambang batas parlemen tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun partai.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Strategi Senyap PSI Menuju 2029, Kaesang Genjot Struktur hingga Desa

Pos terkait