Harga Emas Dunia Stabil, Dolar AS dan Imbal Hasil Treasury Jadi Penahan

Gold Emas
Foto : Emas (Gold) Batangan

JurnalLugas.Com — Harga emas dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Senin (5/10/2026). Pergerakan logam mulia tersebut tertahan oleh penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil US Treasury.

Harga emas spot ditutup hampir tidak berubah di level USD4.140,52 per troy ons.

Bacaan Lainnya

Penguatan dolar AS membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang membatasi ruang kenaikan harga emas.

Di sisi lain, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun masih berada di sekitar level tertinggi dalam hampir dua dekade. Tingginya imbal hasil obligasi AS turut menjadi tekanan bagi emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil bunga.

Baca Juga  Harga Emas Stagnan Begitu Juga Harga Buyback

Namun, tekanan tersebut mulai diimbangi oleh perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

Analis pasar Fawad Razaqzada menilai emas masih berpotensi mengalami pelemahan dalam jangka pendek sebelum kembali mendapat dorongan pembelian. Menurutnya, penguatan dolar dan imbal hasil yang tinggi masih menjadi perhatian utama pasar.

Data ekonomi Amerika Serikat yang belakangan dirilis juga dinilai banyak berada di bawah perkiraan. Situasi tersebut membuat spekulasi mengenai kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini ikut berkurang.

Baca Juga  Harga Emas Anjlok Dua Hari Berturut Cek Daftarnya di Sini

Dengan kondisi tersebut, pasar emas kini berada di antara dua tekanan utama. Dolar AS dan imbal hasil Treasury masih menjadi penghambat, sementara berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga memberikan ruang bagi emas untuk tetap bertahan.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Endarto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait