JurnalLugas.Com – Jumlah korban jiwa akibat agresi Zionis Israel di Jalur Gaza terus bertambah. Data terbaru mencatat 74.243 orang meninggal dunia, sementara 175.232 orang lainnya mengalami luka-luka.
Dalam 24 jam terakhir, sejumlah rumah sakit di Jalur Gaza menerima enam jasad. Tiga di antaranya merupakan korban tewas yang baru masuk dalam pencatatan, dua korban meninggal setelah sebelumnya mengalami luka, dan satu jasad ditemukan dalam kondisi telah meninggal.
Selain korban meninggal, fasilitas kesehatan juga menerima 26 korban luka dalam periode yang sama.
Korban Sejak Gencatan Senjata
Data medis tersebut juga mencatat bahwa sejak gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, sedikitnya 1.460 orang tewas dan 5.116 orang terluka. Pada periode itu, sebanyak 836 jasad juga ditemukan.
Angka kumulatif kembali bertambah setelah 181 korban jiwa dimasukkan ke dalam statistik. Penambahan tersebut dilakukan setelah data diverifikasi dan disahkan oleh Komite Sertifikasi Martir.
Penambahan 181 korban itu menjadi pembaruan pertama dalam statistik kumulatif sejak 26 September 2026.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pencatatan korban di Gaza masih terus berjalan, termasuk terhadap jasad yang baru ditemukan maupun korban yang sebelumnya belum masuk dalam data resmi.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Handoko)






