Markas UNIFIL di Lebanon Selatan Ditembaki, Fasilitas dan Kendaraan PBB Rusak

JurnalLugas.Com — Markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di sekitar Kfarchouba, Lebanon selatan, ditembaki menggunakan senjata ringan. Tidak ada pasukan penjaga perdamaian yang terluka dalam insiden tersebut.

UNIFIL menyebut penembakan terjadi pada Rabu, 7 Oktober, di salah satu posisi mereka di sepanjang Garis Biru, wilayah Sektor Timur. Setelah tembakan pertama terdengar, seluruh personel yang berada di lokasi langsung berlindung.

Bacaan Lainnya

“Sejumlah tembakan mengenai posisi UNIFIL. Seluruh personel segera berlindung dan tidak ada yang terluka,” kata UNIFIL dalam keterangannya.

Sebagian besar peluru dilaporkan menghantam dinding perimeter markas. Namun, beberapa tembakan juga mengenai fasilitas akomodasi serta kendaraan milik PBB yang berada di dalam kompleks.

UNIFIL menilai penembakan terhadap posisi yang telah ditandai secara jelas sebagai fasilitas misi perdamaian tidak dapat diterima. Menurut misi tersebut, serangan semacam itu dapat membahayakan keselamatan personel penjaga perdamaian.

UNIFIL kemudian membuka penyelidikan untuk mengetahui sumber dan kronologi penembakan tersebut.

Bukan Pertama Kali

Serangan terhadap posisi maupun patroli UNIFIL bukan hal baru. Ketika konflik antara Israel dan Hizbullah meningkat pada akhir 2024, sejumlah posisi dan patroli misi PBB berulang kali menjadi sasaran serangan hingga menyebabkan beberapa personel terluka.

Situasi kembali memburuk pada 2026. Pada akhir Maret, seorang penjaga perdamaian tewas setelah sebuah peluru meledak di posisi UNIFIL.

Kemudian pada 18 April, seorang anggota layanan PBB lainnya meninggal dunia dan tiga orang terluka setelah patroli mereka menjadi sasaran tembakan senjata ringan.

Insiden terbaru di dekat Kfarchouba kembali menempatkan keselamatan pasukan penjaga perdamaian sebagai perhatian utama UNIFIL, sementara penyelidikan atas penembakan tersebut masih berlangsung.

Baca berita internasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Media Israel Haaretz Sebut Tentara Zionis Gunakan Tameng Warga Gaza Anak-anak dan Wanita

Pos terkait