Iran Tegas Tolak Tekanan AS, Eslami Teknologi Nuklir Tak Akan Dihentikan

JurnalLugas.Com – Iran menegaskan tidak akan menghentikan pengembangan teknologi nuklir dalam negeri meski menghadapi tekanan internasional dan ancaman dari pihak yang menentang program tersebut.

Kepala Organisasi Energi Atom Iran (AEOI), Mohammad Eslami, menyampaikan sikap itu saat menghadiri konferensi internasional bertajuk Ekosida, Kejahatan Perang Senyap di Teheran, Minggu (11/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui situs resmi AEOI, Eslami menegaskan bahwa tekanan pihak luar tidak seharusnya membuat Iran kehilangan hak atas pencapaian ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan sendiri.

Ia juga menyatakan bahwa Iran tetap melanjutkan kemajuan teknologinya meskipun selama bertahun-tahun menghadapi sanksi, tekanan, sabotase, dan konflik.

Baca Juga  Iran Umumkan 14 Orang Tewas Usai Serangan Terkutuk AS, Teheran Umumkan Balasan

Eslami turut menyoroti ancaman sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) mengenai kemungkinan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk penggunaan senjata berdaya hancur besar. Menurut dia, berbagai tekanan tersebut tidak akan membuat Iran menyerah.

Iran Kritik Serangan terhadap Fasilitas Nuklir

Dalam kesempatan yang sama, Eslami mengecam serangan AS dan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran yang disebut berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Ia juga menyayangkan sikap IAEA yang dinilainya gagal mengutuk serangan terhadap fasilitas tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara AEOI Behrouz Kamalvandi menegaskan bahwa Iran akan terus mempertahankan kepentingan nasionalnya. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela konferensi dan dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA.

Kamalvandi menyebut program nuklir Iran bersifat damai dan transparan serta berada dalam pengawasan berkelanjutan IAEA.

Baca Juga  Trump Ungkap Iran Mulai Negosiasi dengan AS, Armada Militer Raksasa Dikerahkan

Pernyataan kedua pejabat itu memperlihatkan bahwa Teheran tetap mempertahankan pengembangan teknologi nuklir sebagai bagian dari kepentingan nasionalnya, di tengah ketegangan dengan AS dan Israel.

Namun, klaim Iran mengenai sifat damai program nuklirnya merupakan posisi resmi pemerintah Teheran.

Penilaian terhadap kepatuhan program tersebut tetap berkaitan dengan pemantauan dan verifikasi yang dilakukan IAEA.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com.

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait