Korea Utara Tembakkan Dua Proyektil ke Laut Jepang, Tokyo Langsung Bereaksi

JurnalLugas.Com – Korea Utara kembali melakukan peluncuran proyektil yang diduga rudal balistik ke arah Laut Jepang pada Senin.

Kementerian Pertahanan Jepang melaporkan terdapat dua proyektil yang ditembakkan, sementara sejumlah sumber memperkirakan keduanya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang.

Bacaan Lainnya

Peluncuran tersebut langsung menjadi perhatian pemerintah Jepang dan Korea Selatan. Kepala Staf Gabungan Korea Selatan juga melaporkan adanya proyektil tak dikenal yang meluncur menuju perairan di lepas pantai timur Korea Utara.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta seluruh instansi terkait bergerak cepat mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai kejadian tersebut. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat dan akurat.

Baca Juga  Bos Yamaha Yoshihiro Hidaka Ditikam oleh Putrinya di Kota Iwata Prefektur Shizuoka Jepang

Selain memantau perkembangan peluncuran, pemerintah Jepang diminta memastikan keselamatan pelayaran serta aktivitas penerbangan di wilayah terdampak.

Hingga informasi yang disampaikan tersebut, proyektil yang diluncurkan Korea Utara masih disebut sebagai dugaan rudal balistik. Perkiraan bahwa keduanya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang juga menjadi bagian dari laporan awal.

Peristiwa terbaru ini menyusul peluncuran rudal balistik Korea Utara pada 3 Oktober 2026. Saat itu, Kim Yo Jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyebut rudal tersebut sebagai senjata strategis jarak menengah yang dapat terbang dengan lintasan tidak beraturan, menurut laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Baca Juga  Rekor Bunuh Diri Anak di Jepang, Tekanan Sekolah Jadi Bom Waktu

Rangkaian peluncuran tersebut membuat aktivitas militer Korea Utara kembali menjadi perhatian negara-negara di kawasan Asia Timur. Jepang dan Korea Selatan terus memantau perkembangan untuk mengetahui jenis proyektil, lintasan, serta potensi dampaknya terhadap keamanan wilayah mereka.

Pemerintah Jepang juga menempatkan keselamatan navigasi laut dan udara sebagai perhatian utama setelah laporan peluncuran terbaru tersebut.

Baca perkembangan berita internasional lainnya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait