JurnalLugas.Com – MG Motor Indonesia memperkenalkan MGS6 EV, SUV listrik yang mengandalkan baterai berkapasitas 77 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 605 kilometer berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC).
Kehadiran MGS6 EV menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan perpaduan performa, ruang kabin luas, teknologi berkendara, dan fitur keselamatan. MG membuka pemesanan awal dengan harga indikatif mulai Rp550 juta.
Head of Product MG Motor Indonesia, Eko Fahruroji, mengatakan MGS6 EV dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen melalui kombinasi kemampuan berkendara dan kenyamanan.
“MGS6 EV menggabungkan performa, kenyamanan, serta teknologi sesuai kebutuhan konsumen,” ujar Eko dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).
Dari sisi performa, MG menyiapkan dua varian dengan kemampuan tenaga berbeda. Varian Max menghasilkan tenaga 245 PS dan torsi 350 Nm. Sementara itu, varian Ultra menawarkan tenaga lebih besar, mencapai 361 PS dengan torsi 540 Nm.
Perbedaan tersebut memberikan alternatif bagi konsumen yang mempertimbangkan karakter performa kendaraan sebelum memilih SUV listrik sesuai kebutuhan.
Pengisian Baterai dan Ruang Kabin Jadi Andalan
Untuk menunjang perjalanan, MGS6 EV dibekali baterai berkapasitas 77 kWh dan teknologi pengisian cepat DC. MG mengklaim pengisian daya dari 30 persen menjadi 80 persen membutuhkan waktu sekitar 32 menit.
Jarak tempuh hingga 605 kilometer yang diumumkan MG menggunakan standar NEDC. Angka tersebut merupakan hasil pengukuran berdasarkan siklus pengujian, sehingga jarak aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, kecepatan, penggunaan pendingin kabin, dan gaya berkendara.
Pada sektor pengendalian, SUV listrik ini menggunakan suspensi belakang 5-Link Rear Suspension. Sistem tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas sekaligus membantu meningkatkan presisi saat kendaraan bermanuver.
Dimensi kabin juga menjadi salah satu aspek yang ditonjolkan. MGS6 EV memiliki jarak sumbu roda 2.835 mm yang mendukung ruang penumpang lebih lapang.
Kapasitas penyimpanan terdiri atas bagasi depan 86 liter dan bagasi belakang 581 liter. Jika membutuhkan ruang tambahan, kapasitas bagasi belakang dapat diperluas hingga 1.690 liter.
Fleksibilitas tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi keluarga maupun pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan dengan banyak barang bawaan.
Teknologi Berkendara dan Fitur Keselamatan
MG turut melengkapi MGS6 EV dengan sejumlah teknologi untuk mendukung pengalaman berkendara. Salah satunya adalah one-pedal driving, yang membantu pengemudi mengatur akselerasi dan deselerasi menggunakan pedal akselerator.
Ada pula Augmented Reality Head-Up Display (AR HUD) yang menampilkan informasi berkendara pada bidang pandang pengemudi.
Teknologi ini dirancang agar pengemudi dapat melihat informasi penting tanpa terlalu sering mengalihkan pandangan dari jalan.
MG juga menyematkan Motion Comfort System (MCS) untuk membantu membuat pergerakan kendaraan terasa lebih halus.
Di sektor keselamatan, MGS6 EV dilengkapi tujuh airbag serta MG Pilot dengan 16 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Fitur tersebut menjadi bagian dari sistem bantuan pengemudi yang ditujukan untuk mendukung keselamatan selama perjalanan.
Menurut MG, kendaraan ini telah memperoleh peringkat keselamatan lima bintang dari Euro NCAP dan Australia NCAP.
Harga Indikatif Mulai Rp550 Juta
MG menjadwalkan peluncuran MGS6 EV bersamaan dengan pameran Gaikindo Auto Week pada November 2026.
Sebelum peluncuran tersebut, masyarakat sudah dapat melihat kendaraan ini melalui pameran First Look di Atrium Level 3A, Grand Indonesia, Jakarta, pada 14–18 Oktober 2026.
Pemesanan awal dibuka dengan harga indikatif mulai Rp550 juta. Harga tersebut masih perlu dicermati sebagai harga indikatif, bukan otomatis menjadi harga final untuk seluruh varian.
Dengan baterai 77 kWh, klaim jarak tempuh hingga 605 kilometer, pilihan tenaga sampai 361 PS, serta fitur keselamatan dan teknologi berkendara, MGS6 EV memasuki pasar SUV listrik Indonesia dengan menawarkan kombinasi performa dan kepraktisan.
Besaran harga final, spesifikasi setiap varian, serta kelengkapan yang tersedia bagi konsumen akan menjadi faktor penting untuk menilai daya saingnya ketika resmi diluncurkan.
Baca berita otomotif terbaru dan informasi lainnya di JurnalLugas.Com.
(Tirta me)






