JurnalLugas.Com – Volkswagen menghadirkan SUV listrik berukuran besar melalui peluncuran VW ID Era 8X di China. Model yang dikembangkan bersama SAIC ini menawarkan kombinasi jarak tempuh panjang, tenaga besar, teknologi bantuan pengemudi canggih, dan harga yang relatif kompetitif.
Kehadiran ID Era 8X menjadi langkah menarik bagi Volkswagen di tengah tekanan bisnis yang dihadapi perusahaan di pasar global. SUV ini memperlihatkan pendekatan berbeda dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi, khususnya untuk memenuhi kebutuhan konsumen China.
Berbeda dari mobil listrik murni yang hanya mengandalkan baterai, ID Era 8X menggunakan teknologi extended range electric vehicle (EREV). Sistem ini memadukan motor listrik sebagai penggerak dengan mesin bensin yang berfungsi sebagai generator untuk memasok energi.
Dengan konfigurasi tersebut, kendaraan dapat menempuh perjalanan jauh tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian baterai dari sumber listrik eksternal.
Baterai Besar, Jarak Tempuh Tembus 1.600 Km
Volkswagen ID Era 8X dibangun menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt dan tersedia dengan dua pilihan baterai, yakni lithium-ion 51,1 kWh serta baterai nikel-mangan-kobalt (NMC) berkapasitas 65,2 kWh.
Untuk penggunaan listrik murni, baterai 51,1 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 373 kilometer. Sementara itu, baterai NMC berkapasitas 65,2 kWh menawarkan jarak tempuh listrik hingga 451 kilometer.
Ketika energi dari sistem penggerak dan generator diperhitungkan, jarak tempuh gabungan kendaraan ini mencapai angka yang jauh lebih panjang.
Varian tertentu diklaim mampu menempuh hingga 1.602 kilometer dalam sekali perjalanan berdasarkan perhitungan jarak tempuh gabungan. Angka tersebut berbeda dari jarak yang dapat dicapai hanya dengan tenaga baterai.
Mesin bensin empat silinder segaris berkapasitas 1,5 liter turbocharged menjadi bagian dari sistem tersebut. Mesin itu menghasilkan tenaga 141 hp atau 105 kW, tetapi tidak digunakan untuk menggerakkan roda secara langsung karena berfungsi sebagai generator.
Tenaga hingga 496 Hp, Harga Mulai Rp600 Jutaan
ID Era 8X ditawarkan dalam beberapa varian dengan konfigurasi motor dan kapasitas baterai berbeda.
Varian Pro menjadi pilihan awal dengan harga mulai 226.800 yuan, atau sekitar Rp600 juta. Model ini menggunakan baterai 51,1 kWh dan motor listrik belakang dengan tenaga 295 hp. Jarak tempuh gabungannya diklaim mencapai 1.567 kilometer.
Volkswagen juga menawarkan varian Max dengan sistem dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 496 hp atau 370 kW. Untuk varian dengan baterai 65,2 kWh, spesifikasi tenaga belum diumumkan secara lengkap.
Adapun Max Long Range dipasarkan mulai 269.800 yuan atau sekitar Rp720 juta. Sementara itu, varian Ultra Long Range dibanderol mulai 289.900 yuan, setara sekitar Rp777 juta.
Kedua varian tersebut diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.602 kilometer.
Dalam periode promosi terbatas, Volkswagen memberikan potongan harga sebesar 20.000 yuan untuk seluruh varian. Besaran harga dalam rupiah merupakan perkiraan konversi dan belum memperhitungkan pajak maupun biaya lain apabila kendaraan dipasarkan di luar China.
Dilengkapi LiDAR dan Dua Layar Besar
Daya tarik ID Era 8X tidak hanya terletak pada baterai dan jarak tempuh. Seluruh varian dilengkapi teknologi bantuan pengemudi dari Momenta yang memanfaatkan LiDAR 192 kanal dan 26 sensor.
Sistem tersebut dirancang mendukung navigasi berbantuan otomatis di jalan tol maupun kawasan perkotaan. Meski demikian, fitur bantuan pengemudi tidak berarti kendaraan dapat dioperasikan tanpa pengawasan pengemudi.
Bagian kabin juga mengusung pendekatan teknologi digital. Dasbor dilengkapi dua layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi 2,5K yang menjadi pusat tampilan informasi dan hiburan.
Fitur lain mencakup panel instrumen digital, setir kulit dua palang, konsol tengah bergaya mengambang, pengisi daya ponsel nirkabel, serta head-up display untuk menampilkan informasi di area pandang pengemudi.
Kombinasi tersebut membuat ID Era 8X memiliki karakter berbeda dibandingkan sejumlah SUV Volkswagen yang lebih dikenal di pasar Eropa.
Akankah Masuk Pasar Eropa?
Peluncuran ID Era 8X berlangsung ketika Volkswagen menghadapi tantangan untuk menjaga daya saing dan menata kembali bisnisnya. Persaingan kendaraan listrik di China semakin ketat, sementara produsen otomotif tradisional harus menyesuaikan produk dengan perubahan selera konsumen dan perkembangan teknologi.
Model hasil kerja sama dengan SAIC ini berpotensi menjadi salah satu contoh pendekatan Volkswagen dalam menghadapi persaingan tersebut.
Namun, perusahaan belum memastikan apakah ID Era 8X akan dipasarkan di Eropa maupun negara lain. Rencana membawa kendaraan yang diproduksi di China ke pasar Eropa juga menghadapi tantangan tarif impor yang berpotensi menaikkan harga jual.
Jika akhirnya dipasarkan secara internasional, Volkswagen harus mempertimbangkan harga, regulasi, kebutuhan konsumen, serta persaingan dengan produsen kendaraan listrik lainnya.
Untuk saat ini, ID Era 8X masih menjadi model yang menarik untuk dicermati karena menawarkan teknologi jarak tempuh panjang, tenaga hingga 496 hp, dan fitur digital dalam satu SUV besar.
Keputusan ekspansi ke pasar lain akan menentukan seberapa jauh produk tersebut dapat memperluas persaingan Volkswagen di segmen kendaraan elektrifikasi.
Baca berita lainnya
https://JurnalLugas.Com
(Tirta me)






