JurnalLugas.Com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026, di zona merah. Pada pembukaan pasar, IHSG turun 16,45 poin atau 0,33 persen ke level 4.980,16.
Pelemahan tersebut menunjukkan tekanan masih membayangi pergerakan pasar saham pada awal perdagangan. Meski demikian, kondisi indeks saham unggulan bergerak berlawanan arah dengan IHSG.
Indeks LQ45 yang mengukur pergerakan 45 saham unggulan justru menguat 3,62 poin atau 0,74 persen ke posisi 492,08.
Perbedaan arah kedua indeks ini memperlihatkan bahwa pergerakan saham di pasar tidak sepenuhnya seragam. Ketika IHSG mengalami koreksi, kelompok saham unggulan yang tercermin dalam LQ45 masih mencatat kenaikan pada pembukaan perdagangan.
Namun, pergerakan awal tersebut belum menggambarkan arah pasar hingga penutupan sesi. Pelaku pasar masih perlu mencermati perkembangan transaksi berikutnya untuk melihat apakah tekanan terhadap IHSG berlanjut atau indeks mampu berbalik menguat.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Hans)






