Tak Cukup Terima Bansos, Cak Imin Ingin Warga Miskin Punya Penghasilan Sendiri

JurnalLugas.Com — Penerima bantuan sosial (bansos) didorong tidak hanya menjadi sasaran penyaluran bantuan pemerintah, tetapi juga memperoleh kesempatan mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat miskin memiliki jalan menuju kemandirian ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan, anggaran program pemberdayaan perlu diperluas sehingga semakin banyak penerima bansos dapat mengakses dukungan untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Cak Imin, bantuan sosial perlu dihubungkan dengan program yang membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dengan begitu, penerima bantuan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan produktif dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.

“Anggaran pemberdayaan akan terus didorong agar lebih banyak penerima bansos memperoleh kesempatan meningkatkan kemandirian ekonomi,” kata Cak Imin dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/10).

Klaim Pemberdayaan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Pemerintah menghadapi tantangan untuk memastikan program penanganan kemiskinan tidak berhenti pada pemberian bantuan.

Masyarakat juga membutuhkan akses terhadap pekerjaan, pembiayaan usaha, pelatihan, serta peluang ekonomi yang sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Melalui pendekatan tersebut, penerima bansos diharapkan memiliki kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi secara berkelanjutan. Ketika pendapatan keluarga meningkat dan sumber penghidupan semakin stabil, kebutuhan terhadap bantuan sosial diharapkan dapat berkurang secara bertahap.

Cak Imin menyampaikan bahwa angka kemiskinan telah turun dari sekitar 9 persen menjadi 8 persen. Pemerintah, menurut dia, masih mendorong penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun ini serta menargetkan tingkat kemiskinan maksimal 5 persen pada 2029.

Target tersebut membutuhkan upaya yang tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat untuk memperoleh penghasilan sendiri.

UMKM Perlu Dukungan Lebih dari Pembiayaan

Selain menyasar penerima bansos, pemberdayaan ekonomi juga diarahkan untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor ini diharapkan menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil.

Namun, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan akses modal. Pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan keterampilan, perbaikan kualitas produk, kemudahan memperoleh bahan baku, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas pasar.

Cak Imin menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan kementerian yang menangani UMKM dan ekonomi kreatif serta pemerintah desa. Kolaborasi tersebut diharapkan membuat dukungan bagi pelaku usaha lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Jika program pemberdayaan dapat menjangkau penerima bansos dan pelaku UMKM secara tepat, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, dan memperkuat penghasilan keluarga.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Krisis Kemiskinan di Inggris Lebih dari 9 Juta Orang Bergantung Bantuan Amal

Pos terkait