JurnalLugas.Com – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) telah resmi menjadi distributor mobil Maxus asal China. Kepastian ini diumumkan setelah anak usaha IMAS, PT Indomobil Energi Baru (IEB), menandatangani perjanjian kerja sama dengan SAIC MAXUS Automotive Co., Ltd pada 20 Juni 2024. Seluruh dokumen terkait kerja sama tersebut telah diterima oleh pihak IMAS.
Direktur Utama IMAS, Jusak Kertowidjojo, menjelaskan bahwa penandatanganan dokumen ini menandai dimulainya distribusi kendaraan bermotor merek Maxus di Indonesia. “Penandatanganan dokumen kerja sama dalam bentuk distribusi kendaraan bermotor merek Maxus,” ujar Jusak Kertowidjojo pada Senin, 24 Juni 2024.
IEB, yang sepenuhnya (99,99 persen) dimiliki oleh IMAS, ditunjuk sebagai distributor resmi Maxus di Indonesia. Selain penjualan, IEB juga akan bertanggung jawab atas layanan purna jual, termasuk penyediaan suku cadang kendaraan Maxus.
Jusak Kertowidjojo optimistis bahwa kehadiran Maxus akan memperkuat portofolio merek mobil di bawah naungan Indomobil. IMAS sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan berbagai merek ternama seperti Audi, Suzuki, Nissan, Jaguar, dan VW. Dengan masuknya Maxus, Jusak yakin kinerja perseroan akan semakin meningkat.
Pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, IMAS memperkenalkan mobil MPV listrik premium, Maxus 9, yang dibanderol dengan harga Rp1,4 miliar. Namun, mobil ini kemudian juga dipamerkan oleh Morris Garage (MG) pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, menimbulkan spekulasi adanya dualisme distributor untuk Maxus di Indonesia.
Meski sempat memicu isu dualisme, akhirnya SAIC, perusahaan otomotif China yang juga dikenal sebagai Datong, memberikan izin kepada IMAS untuk menjadi distributor resmi Maxus di Indonesia. Dengan demikian, langkah ini menegaskan posisi Indomobil sebagai mitra utama SAIC untuk pemasaran dan layanan purna jual mobil Maxus di Tanah Air.






