JurnalLugas.Com – PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis nonsubsidi pada 1 Juli 2024. Hal ini berarti harga BBM nonsubsidi Pertamina tetap sama sejak awal tahun, yakni 1 Januari 2024.
Menurut laman resmi Pertamina, harga Pertamax (RON 92) masih berada di level Rp12.950 per liter. Pertamax Turbo (RON 95) juga tetap di harga Rp14.400 per liter. Untuk BBM diesel, Dexlite dan Pertamina Dex, masing-masing masih dibanderol Rp14.550 dan Rp15.100 per liter. Sementara itu, Pertamax Green tetap dijual dengan harga Rp13.900 per liter.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi, seperti Pertamax, pada bulan Juli ini adalah kewenangan Pertamina. Keputusan untuk mempertahankan harga BBM ini sejalan dengan janji pemerintah sebelumnya yang tidak akan menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi hingga pertengahan tahun ini.
Janji tersebut diambil berdasarkan hasil sidang paripurna Presiden Joko Widodo bersama menteri kabinetnya pada 26 Februari 2024. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi hal ini, menyatakan, “Diputuskan dalam sidang kabinet paripurna tidak ada kenaikan tarif listrik dan harga BBM sampai Juni 2024, baik itu yang subsidi maupun nonsubsidi.”
Selain itu, harga Pertalite, yang merupakan jenis BBM khusus penugasan (JBKP), tetap berada di level Rp10.000 per liter. Harga Biosolar, jenis BBM tertentu (JBT), juga tetap di Rp6.800 per liter.
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM nonsubsidi Pertamina di seluruh provinsi Indonesia per 1 Juli 2024:
Harga BBM Nonsubsidi di Berbagai Provinsi di Indonesia
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta
Pertamax: Rp12.950/liter
Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
Dexlite: Rp14.550/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu
Pertamax: Rp13.800/liter
Pertamax Turbo: Rp15.100/liter
Dexlite: Rp15.250/liter
Pertamina Dex: Rp15.800/liter
Bali, NTB, NTT
Pertamax: Rp13.200/liter
Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
Dexlite: Rp14.550/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Bangka Belitung, Lampung
Pertamax: Rp13.500/liter
Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
Dexlite: Rp14.900/liter
Pertamina Dex: Rp15.450/liter
Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertamax: Rp13.500/liter
Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
Dexlite: Rp14.900/liter
Pertamina Dex: Rp15.450/liter
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat
Pertamax: Rp13.500/liter
Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
Dexlite: Rp14.900/liter
Pertamina Dex: Rp15.450/liter
Maluku, Maluku Utara
Pertamax: Rp13.500/liter
Dexlite: Rp14.900/liter
Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Selatan
Pertamax: Rp13.500/liter
Pertamax Turbo: Rp14.750/liter
Dexlite: Rp14.900/liter
Pertamina Dex: Rp15.450/liter
Free Trade Zone Batam
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.500/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp14.400/liter
Free Trade Zone Sabang
Pertamax: Rp12.100/liter
Dexlite: Rp13.200/liter
Provinsi Aceh
Pertamax: Rp13.200/liter
Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
Dexlite: Rp14.550/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Dengan demikian, masyarakat dapat merencanakan anggaran bahan bakar mereka dengan lebih pasti, mengetahui bahwa harga BBM nonsubsidi tetap stabil hingga saat ini. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara umum.






