Investor Panik! Harga Emas Dunia Mendadak Anjlok Level ATH Ini Penyebabnya

JurnalLugas.Com — Harga emas global kembali menurun pada Kamis (9 Oktober 2025), menembus ke posisi di bawah ambang psikologis USD 4.000 per ons. Penurunan ini terjadi usai harga logam mulia tersebut menyentuh rekor tertinggi satu hari sebelumnya.

Faktor Pemicu Pelemahan

Turunnya harga emas dipicu oleh dua dorongan utama:

Bacaan Lainnya
  1. Penguatan Dolar AS
    Nilai indeks dolar AS meningkat sekitar 0,5 persen, mendekati titik tertinggi dua bulan. Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi pembeli dari luar AS, sehingga menekan permintaan.
  2. Aksi Ambil Untung Investor
    Investor mulai merealisasikan keuntungan setelah harga emas menyentuh puncaknya. Meredanya ketegangan geopolitik, khususnya setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, turut mereduksi sentimen “safe haven” yang biasanya memperkuat permintaan terhadap emas.
Baca Juga  Harga Emas Pegadaian Anjlok Ini Daftar Lengkap dan Ketentuan Pajak Jual Beli Emas Terbaru

Menurut seorang analis logam, spekulan mulai “mengunci” sebagian keuntungan karena ekspektasi pasar terhadap situasi geopolitik sudah lebih stabil.

Harga dan Pergerakan Logam

  • Harga emas spot (XAU/USD) terkoreksi sekitar –1,61 %, menjadi USD 3.976,24 per ons.
  • Logam mulia lain seperti perak juga mengalami koreksi; setelah pernah mencapai rekor tertinggi USD 51,22 per ons, kini kembali ke kisaran USD 48,93 per ons.

Sepanjang tahun 2025, emas telah mencatat kenaikan signifikan, sekitar 52 %, menguat berkat lonjakan permintaan dari investor institusi dan bank sentral. Perak pun tidak kalah, naik sekitar 69 %, didorong oleh pasokan fisik yang terbatas serta permintaan kuat di pasar fisik dan ETF.

Katalis dari Kebijakan Moneter AS

Risalah rapat The Fed bulan September menunjukkan bahwa otoritas moneter AS mempertimbangkan pemangkasan suku bunga karena risiko pelemahan pasar tenaga kerja. Pada pertemuan terakhir, The Fed memang menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Pasar kini memperkirakan peluang pemangkasan tambahan pada Oktober dan Desember masing-masing sekitar 95 % dan 80 %.

Baca Juga  Kemarin Harga Emas Gila-gilaan Hari ini Turun

Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter ini menjadi salah satu pendorong fundamental untuk prospek jangka menengah hingga panjang emas, meskipun tekanan jangka pendek tetap besar.

  • Emas kemungkinan akan memasuki fase konsolidasi dalam jangka pendek, di mana harga bergerak fluktuatif dalam rentang sempit.
  • Namun, dorongan utama untuk reli jangka panjang seperti diversifikasi cadangan, utang negara yang besar, dan ketidakpastian ekonomi global tetap berada dalam landasan yang mendukung.
  • Risiko yang perlu dicermati meliputi penguatan tajam dolar AS, percepatan inflasi, serta kebijakan moneter global yang tidak terduga.

Untuk analisis lebih mendalam dan perbandingan harga historis logam mulia, Anda dapat menjelajahi ulasan dan riset di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait