JurnalLugas.Com – Sebuah jet tempur siluman F-35 milik Israel dilaporkan berhasil menembak jatuh pesawat tempur Angkatan Udara Iran di langit ibu kota Teheran pada Rabu, 4 Maret 2026.
Peristiwa ini menjadi tonggak sejarah, menandai pertama kalinya jet siluman canggih buatan Lockheed Martin itu berhasil mendeteksi dan menghancurkan pesawat berawak musuh dalam pertempuran udara.
Varian Israel, F-35I “Adir”, disebut berhasil menjatuhkan pesawat Yakovlev Yak-130, yang oleh NATO dikenal dengan julukan “Mitten”. Pesawat ini merupakan jet tempur ringan subsonik dua kursi yang juga berfungsi sebagai pesawat latih, dipasok Rusia ke Iran sejak 2010.
Otoritas militer Israel dalam pernyataan resmi menyebut pencapaian ini sebagai “penembakan jatuh pertama dalam sejarah terhadap pesawat tempur berawak.” Sebelumnya, jet tempur Israel hanya dikenal melakukan intersepsi rudal dan drone di kawasan Timur Tengah, tanpa pernah menembak jatuh pesawat berawak.
Sejak awal operasi pada Sabtu, 28 Februari 2026, jet tempur Israel dilaporkan membombardir target-target di Iran, termasuk sistem pertahanan udara, peluncur rudal, dan fasilitas militer. Ratusan korban tewas, termasuk puluhan pejabat militer dan pemerintahan, serta Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, disebut menjadi bagian dari laporan awal.
“Ini momen penting bagi kemampuan udara Israel,” kata seorang juru bicara militer yang enggan disebutkan namanya. “F-35I menunjukkan keunggulan siluman dan presisi dalam pertempuran modern.”
Selain Israel, jet F-35 Angkatan Udara Inggris juga disebut telah menembak jatuh drone di wilayah Yordania pada Senin, 2 Maret, menunjukkan koordinasi operasi udara sekutu di Timur Tengah. Sementara itu, Amerika Serikat melalui Komando Pusat (CENTCOM) mengumumkan telah membombardir lebih dari 1.700 target, termasuk fasilitas komando, sistem rudal balistik, dan infrastruktur angkatan laut Iran sejak akhir Februari.
Peristiwa ini mencatat sejarah baru dalam konflik udara Israel-Iran, sekaligus menegaskan kemampuan tempur F-35I dalam menghadapi ancaman pesawat berawak musuh di wilayah konflik.
Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.
(WN)






