JurnalLugas.Com – Ketegangan di Jalur Gaza kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan pemasangan spanduk bernuansa militer di area Rumah Sakit Indonesia di Jabalia, fasilitas kesehatan yang telah lama terdampak konflik berkepanjangan.*
Gambar yang beredar di sejumlah kanal media sosial dan Telegram Zionis Israel pada awal pekan ini memperlihatkan sebuah spanduk dengan simbol bendera Israel dan kalimat berbahasa Ibrani yang merujuk pada ungkapan religius: “Lihatlah, suatu bangsa bangkit seperti singa, dan seperti singa mengangkat dirinya.”
Menurut laporan yang dikutip dari Middle East Eye pada Rabu (22/4/2026), salah satu kanal Telegram Zionis Israel menyebutkan bahwa unit militer Batalyon 9208 dari Brigade Negev tengah mempersiapkan kegiatan peringatan dan Hari Kemerdekaan Israel di lokasi tersebut.
Simbolisme dan Konteks Militer
Spanduk itu diduga berkaitan dengan narasi simbolik yang sering digunakan dalam konteks militer Zionis Israel, termasuk istilah “Singa yang Bangkit” yang sebelumnya dikaitkan dengan operasi militer terhadap Iran pada 2025. Namun hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi yang menjelaskan secara rinci tujuan pemasangan spanduk di area fasilitas kesehatan tersebut.
Rumah Sakit Indonesia di Gaza sendiri telah menjadi salah satu titik krusial dalam konflik. Fasilitas ini beberapa kali dilaporkan mengalami pengepungan dan serangan sejak eskalasi perang pada Oktober 2023, hingga akhirnya berhenti beroperasi secara normal akibat kerusakan dan keterbatasan logistik medis.
Kondisi Rumah Sakit Indonesia di Tengah Perang
Rumah sakit tersebut sempat kembali dibuka pada pertengahan 2024 sebagai salah satu pusat layanan kesehatan terakhir di Gaza utara. Namun, laporan menyebutkan bahwa operasionalnya kembali terhenti setelah serangan lanjutan pada 2025.
Sejak itu, sistem kesehatan di wilayah Gaza menghadapi tekanan berat. Kekurangan obat-obatan, peralatan medis, serta terbatasnya akses tenaga kesehatan disebut memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Data Korban dan Dampak Kemanusiaan
Kementerian Kesehatan Palestina mencatat, sejak Oktober 2023, sedikitnya 72.560 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia akibat konflik yang berlangsung. Dari jumlah tersebut, lebih dari 21.000 korban disebut merupakan anak-anak.
Selain itu, ratusan korban tambahan juga dilaporkan terjadi setelah periode gencatan senjata sebelumnya, menunjukkan bahwa situasi keamanan di lapangan masih sangat fluktuatif.
Momentum Hari Kemerdekaan Israel
Pemasangan spanduk ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Israel, yang tahun ini jatuh pada Selasa hingga Rabu dan menandai 78 tahun sejak deklarasi negara Israel pada 1948. Peristiwa tersebut juga dikenal dalam sejarah Palestina sebagai periode Nakba, yang menyebabkan ratusan ribu warga Palestina mengungsi dari wilayah mereka.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer terkait detail maupun tujuan pemasangan spanduk tersebut di lokasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Situasi ini kembali menyoroti kompleksitas konflik yang masih berlangsung, terutama terkait perlindungan fasilitas sipil seperti rumah sakit di wilayah perang.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(HD)






