Trump Sebut Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Terwujud Dalam 3 Hari

JurnalLugas.Com – Harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menguat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa proses negosiasi antara Washington dan Teheran telah memasuki fase akhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan pada Selasa (9/6/2026). Menurutnya, peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kini semakin terbuka dan bahkan bisa diumumkan dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

Trump menyebut pembahasan yang berlangsung saat ini mengarah pada sebuah kesepakatan strategis yang akan memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir di masa mendatang.

“Kami berada pada tahap yang sangat dekat menuju kesepakatan penting yang memberikan jaminan kuat terkait isu nuklir,” ujar Trump.

Selat Hormuz Berpotensi Kembali Normal

Dalam keterangannya, Trump juga menyinggung masa depan Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang menjadi urat nadi perdagangan energi dunia.

Baca Juga  Usai Ledakan Ranjau, Thailand Tarik Diri dari Perjanjian Damai Difasilitasi Donald Trump

Menurutnya, akses pelayaran di kawasan tersebut berpotensi kembali normal setelah kesepakatan resmi ditandatangani kedua pihak.

Trump optimistis pembukaan kembali jalur strategis itu dapat terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dengan pengumuman kesepakatan damai.

“Begitu proses penandatanganan selesai, jalur itu dapat kembali beroperasi secara normal,” katanya.

Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian pelaku pasar global mengingat Selat Hormuz selama ini menjadi jalur utama pengiriman minyak mentah dari kawasan Teluk menuju berbagai negara konsumen energi di dunia.

Negosiasi Disebut Tinggal Menunggu Tahap Akhir

Ketika ditanya mengenai waktu pasti penyelesaian perundingan, Trump menegaskan bahwa kesepakatan berpotensi terwujud hanya dalam hitungan hari.

Ia bahkan menyatakan bahwa seluruh poin penting sebenarnya telah berada pada jalur yang tepat sehingga proses finalisasi dapat berlangsung lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.

Menurut Trump, kedua negara kini memiliki peluang besar untuk mencapai kesepakatan yang dianggap akan membawa dampak signifikan terhadap stabilitas kawasan dan keamanan global.

“Kami sangat dekat dengan hasil yang kuat dan berarti. Peluangnya sangat baik,” ungkapnya.

Baca Juga  Zionis Terkutuk Israel Gempur Iran Ilmuwan Nuklir hingga Komandan IRGC Dilaporkan Tewas

Jika kesepakatan benar-benar terealisasi dalam beberapa hari mendatang, berbagai pihak menilai hal tersebut dapat menjadi salah satu perkembangan diplomatik terbesar tahun 2026.

Selain berpotensi meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, kesepakatan itu juga diyakini mampu memberikan sentimen positif terhadap pasar energi dunia, perdagangan internasional, hingga stabilitas kawasan Timur Tengah.

Para analis menilai keberhasilan perundingan akan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi global, terutama melalui jalur Selat Hormuz yang selama ini menjadi titik strategis perdagangan minyak dunia.

Ikuti perkembangan berita internasional terbaru hanya di JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait