Operasi Besar Pakistan Berlanjut Usai Serangan Berdarah Balochistan, Empat Militan Tewas

JurnalLugas.Com – Situasi keamanan di Provinsi Balochistan, Pakistan, kembali memanas setelah aparat keamanan melancarkan operasi besar-besaran menyusul serangan bersenjata yang menewaskan warga sipil di kawasan wisata Lembah Urak, dekat Kota Quetta.

Dalam operasi lanjutan tersebut, empat orang yang diduga sebagai anggota kelompok militan dilaporkan tewas.

Bacaan Lainnya

Operasi gabungan masih terus berlangsung karena aparat meyakini masih ada sejumlah pelaku yang melarikan diri ke wilayah pegunungan dan kawasan sekitar lokasi kejadian.

Pengamanan diperketat untuk mencegah potensi serangan susulan sekaligus mempercepat pencarian terhadap korban yang diduga diculik.

Juru bicara Pemerintah Provinsi Balochistan, Shahid Rind, mengatakan pasukan keamanan terus menyisir wilayah Lembah Urak guna memastikan situasi benar-benar terkendali.

“Operasi belum dihentikan. Personel masih memburu para pelaku yang tersisa,” ujarnya.

Serangan yang terjadi pada Minggu malam waktu setempat itu bermula ketika sekelompok pria bersenjata memasuki kawasan Babri di Lembah Urak dan menyerang warga.

Aksi tersebut memicu kepanikan, namun sejumlah warga disebut berusaha memberikan perlawanan sehingga terjadi baku tembak.

Akibat insiden tersebut, sedikitnya tiga warga sipil meninggal dunia, sementara sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, laporan awal juga menyebut sedikitnya tujuh orang diduga dibawa paksa oleh kelompok bersenjata.

Menteri Dalam Negeri Provinsi Balochistan, Meer Zia Ullah Langau, mengungkapkan bahwa korban tidak hanya berasal dari masyarakat.

Dalam operasi pengejaran, sedikitnya sembilan personel aparat penegak hukum turut mengalami luka.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, dan operasi akan terus dilakukan hingga situasi sepenuhnya aman,” kata Langau.

Tak lama setelah serangan terjadi, kepolisian, Korps Perbatasan, dan berbagai unsur keamanan lainnya langsung menggelar operasi terpadu.

Pos-pos pemeriksaan diperketat di sejumlah jalur strategis menuju kawasan wisata dan wilayah sekitar Quetta.

Pemerintah Provinsi Balochistan menduga serangan tersebut berkaitan dengan aktivitas kelompok terlarang Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).

Meski demikian, hingga laporan ini disusun belum ada kelompok yang secara resmi menyatakan bertanggung jawab atas aksi tersebut.

Balochistan selama bertahun-tahun menjadi salah satu wilayah dengan tantangan keamanan paling kompleks di Pakistan.

Selain aktivitas kelompok militan, daerah ini juga kerap menghadapi aksi bersenjata yang menyasar aparat maupun warga sipil sehingga pemerintah terus meningkatkan operasi pengamanan di berbagai titik rawan.

Insiden terbaru di Lembah Urak kembali menunjukkan bahwa ancaman keamanan di kawasan tersebut masih menjadi perhatian serius.

Aparat berharap operasi yang sedang berlangsung mampu menangkap para pelaku yang tersisa sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat.

Baca berita nasional dan internasional terbaru lainnya di https://JurnalLugas.Com

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Breaking News India-Pakistan Hentikan Serangan Militer Mulai Hari Ini

Pos terkait