JurnalLugas.Com – Oman menegaskan komitmennya menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur strategis perdagangan dan energi dunia. Muscat juga mendorong Iran dan Amerika Serikat menyelesaikan perselisihan melalui jalur politik.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi dalam Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 di New York.
Albusaidi mengatakan konflik yang terjadi setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah meningkatkan ancaman terhadap keamanan kawasan. Situasi itu juga berdampak pada aktivitas pelayaran dan perdagangan di Selat Hormuz.
Menurut dia, gangguan terhadap jalur tersebut tidak hanya menyangkut keamanan kawasan, tetapi juga dapat memengaruhi keamanan energi, harga, serta kepercayaan terhadap sistem internasional.
Oman menyatakan akan terus menjaga kelancaran pelayaran di Selat Hormuz dengan berpedoman pada hukum internasional dan Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS.
Albusaidi meminta seluruh pihak bekerja sama dengan Oman untuk memastikan jalur strategis tersebut tetap terbuka. Kepentingan negara-negara yang bergantung pada Selat Hormuz juga harus diperhatikan.
“Selat Hormuz harus tetap aman dan terbuka sesuai hukum internasional,” kata Albusaidi, seperti dikutip Anadolu, Minggu, 27 September 2026.
Di tengah ketegangan kawasan, Oman juga meminta Iran dan Amerika Serikat mencari penyelesaian atas persoalan yang masih berlangsung. Muscat mendorong terciptanya kesepahaman politik sebagai jalan keluar yang berkelanjutan dari krisis.
Oman turut menyampaikan dukungan kepada negara-negara tetangga yang mengambil langkah untuk menjaga keamanan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah mereka.
Selain Selat Hormuz, Oman kembali menegaskan dukungannya terhadap penyelesaian politik konflik di Yaman.
Albusaidi menyerukan seluruh pihak di Yaman mengutamakan kesepakatan yang mampu menjaga persatuan, stabilitas, dan integritas wilayah negara tersebut.
Oman juga menilai penyelesaian politik harus tetap menghormati kedaulatan Yaman sekaligus menjaga hubungan baik dengan negara-negara di sekitarnya.
Posisi tersebut menunjukkan fokus Oman pada upaya menjaga stabilitas kawasan melalui jalur diplomasi, terutama ketika ketegangan regional masih berpotensi mengganggu keamanan dan perdagangan.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
https://jurnallugas.com
(Handoko)






