Harga Emas Dunia Berpeluang Rebound, Tekanan Treasury Masih Membayangi

JurnalLugas.Com — Harga emas dunia berpeluang kembali menguat pada perdagangan pekan ini setelah sebelumnya mengalami tekanan. Pergerakan emas masih dipengaruhi oleh kenaikan imbal hasil US Treasury, sikap hawkish Federal Reserve (The Fed), serta kekhawatiran terhadap inflasi yang belum mereda.

Pada perdagangan Jumat, 25 September 2026, harga emas spot naik 0,26 persen ke level USD4.284,97 per troy ons. Meski demikian, secara mingguan emas masih mencatat penurunan sekitar 2,13 persen.

Bacaan Lainnya

Tekanan terhadap emas terutama datang dari kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kondisi tersebut membuat aset berbunga seperti surat utang AS menjadi lebih menarik bagi investor, sementara emas yang tidak memberikan imbal hasil menghadapi tekanan.

Baca Juga  Harga Emas Antam Anjlok Ini Rinciannya dan Aturan Pajaknya

Analis pasar utama Bybit, Han Tan, mengatakan kenaikan imbal hasil Treasury yang berlanjut membuat emas mencatat tren penurunan mingguan dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut Tan, imbal hasil Treasury yang tetap tinggi menjadi salah satu faktor utama yang membatasi penguatan emas dalam jangka pendek.

Perhatian pasar juga tertuju pada imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang mencatat level tertinggi baru dalam 19 tahun.

Meski tekanan tersebut masih membayangi, kenaikan harga emas pada perdagangan terakhir menunjukkan adanya peluang pemulihan.

Investor kini mencermati arah kebijakan The Fed dan perkembangan inflasi Amerika Serikat untuk melihat seberapa kuat ruang penguatan emas pada pekan ini.

Baca Juga  Harga Emas Antam Tembus Hampir Rp2 Juta Simak Detailnya

Dengan demikian, pergerakan emas masih berada dalam persimpangan. Tekanan dari imbal hasil Treasury dan kebijakan moneter AS menjadi penghambat, sementara peluang rebound tetap terbuka apabila tekanan tersebut mulai mereda.

Baca berita ekonomi dan pasar lainnya di JurnalLugas.Com.

(Endarto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait