JurnalLugas.Com – Bahlil Lahadalia resmi mendapat jabatan baru setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Bersamaan dengan itu, data LHKPN Bahlil mencatat total kekayaannya mencapai Rp344,4 miliar.
Laporan tersebut merupakan LHKPN periodik 2025 yang disampaikan Bahlil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2026 ketika masih menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Dalam laporan itu, sebagian besar kekayaan Bahlil berupa tanah dan bangunan. Total terdapat 19 aset tanah dan/atau bangunan yang tersebar di sejumlah daerah.
Aset tersebut terdiri dari 14 bidang tanah dan/atau bangunan di Jayapura, dua aset di Jakarta Selatan, serta masing-masing satu aset di Gianyar, Sragen, dan Sleman.
Dari seluruh aset tersebut, nilai tanah dan bangunan mencapai Rp322,38 miliar.
Salah satu aset tanah terluas berada di Jayapura, Papua, dengan luas 3.500 meter persegi dan nilai sekitar Rp830 juta. Sementara aset tanah dan bangunan dengan nilai terbesar berada di Gianyar, Bali, dengan luas tanah 2.000 meter persegi dan bangunan 1.500 meter persegi. Nilainya tercatat Rp53,55 miliar.
Kendaraan, Surat Berharga dan Kas
Selain properti, Bahlil tercatat memiliki dua kendaraan, yakni Toyota Harrier tahun 2007 senilai Rp44,2 juta dan Honda CRV tahun 2010 senilai Rp31 juta. Total nilai kendaraan tersebut sekitar Rp75,3 juta.
Bahlil juga melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp1,61 miliar. Sementara kas dan setara kas yang tercatat mencapai Rp20,34 miliar.
Dalam LHKPN tersebut, Bahlil tidak tercatat memiliki utang.
Jika seluruh komponen kekayaan dihitung, total harta Bahlil mencapai Rp344.415.518.982 atau sekitar Rp344,4 miliar.
Sebelumnya, Bahlil mengungkapkan kepada awak media saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, bahwa dirinya akan dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Presiden Prabowo kemudian melantik Bahlil bersama sejumlah pejabat lainnya. Pada kesempatan yang sama, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Catur)






