JurnalLugas.Com – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka pendaftaran agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk memudahkan masyarakat mengajukan bantuan sosial (bansos), termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Program ini memberikan kesempatan kepada pendamping PKH maupun unsur masyarakat untuk membantu warga mengajukan bantuan melalui sistem digital. Proses tersebut juga dirancang untuk membantu pemerintah mengidentifikasi calon penerima yang memenuhi kriteria.
Koordinator piloting Perlinsos dari Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika, mengatakan keberadaan agen diharapkan mempermudah proses pendataan calon penerima bansos.
Pendaftaran agen dilakukan secara daring melalui portal agen-perlinsos.kemensos.go.id. Calon agen perlu mengikuti tahapan registrasi dan memenuhi persyaratan identitas yang ditentukan.
Cara Daftar Menjadi Agen Perlinsos
Masyarakat yang ingin menjadi agen Perlinsos dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka portal agen-perlinsos.kemensos.go.id.
- Pilih menu pendaftaran menjadi agen.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Lakukan autentikasi biometrik wajah untuk memverifikasi identitas.
- Pilih jenis agen, yaitu pendamping PKH atau unsur masyarakat.
- Masukkan nomor ponsel yang digunakan.
- Setujui komitmen untuk membantu masyarakat tanpa memungut biaya.
Calon agen juga harus terdaftar dalam Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Persyaratan ini diperlukan untuk proses login ke sistem agen.
Agen yang terdaftar diharapkan membantu warga mengakses layanan pengajuan bansos, terutama masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam menggunakan layanan digital.
Cara Agen Mendaftarkan Warga untuk Bansos
Setelah berhasil masuk ke portal, agen dapat membantu masyarakat mengajukan bantuan sosial dengan tahapan berikut:
- Masukkan NIK warga yang akan didaftarkan.
- Lakukan verifikasi biometrik wajah untuk mencocokkan identitas dengan data Dukcapil.
- Pilih bantuan yang ingin diajukan, yakni PKH, BPNT, atau keduanya.
- Berikan persetujuan kepada Kemensos untuk melakukan verifikasi data pribadi.
Dalam proses ini, warga tidak perlu menyerahkan dokumen fisik seperti Kartu Keluarga (KK) untuk tahapan pengajuan yang dijelaskan tersebut. Verifikasi identitas dilakukan melalui sistem digital.
Meski demikian, pengajuan melalui agen tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bansos. Data yang dimasukkan tetap harus melewati pemeriksaan kelayakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagaimana Sistem Menentukan Kelayakan Penerima?
Sistem Perlinsos melakukan pemeriksaan menggunakan data lintas kementerian dan lembaga untuk menilai kelayakan calon penerima bantuan.
Pemeriksaan tersebut mencakup kelompok desil kemiskinan, status aparatur sipil negara (ASN) melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), informasi upah pekerja, kepemilikan kendaraan dan tanah, serta konsumsi listrik.
Berdasarkan ketentuan yang dijelaskan dalam mekanisme program ini, bansos ditujukan kepada masyarakat yang masuk kelompok desil 1 sampai 4, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Hasil pemeriksaan data menjadi bagian dari proses penilaian sebelum penetapan penerima bantuan. Karena itu, masyarakat perlu memastikan informasi identitas dan kondisi sosial ekonominya tercatat dengan benar.
Cara Mengajukan Sanggahan Jika Dinyatakan Tidak Layak
Calon penerima yang dinyatakan tidak layak, tetapi merasa hasil tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, dapat mengajukan sanggahan melalui fitur yang terhubung dengan sistem pemutakhiran data Badan Pusat Statistik (BPS).
Pendaftar perlu memperbarui data, memperbaiki informasi yang keliru, menjalani verifikasi biometrik, serta memberikan pernyataan bahwa data yang disampaikan benar.
Mekanisme sanggahan ini memberi kesempatan untuk memperbaiki ketidaksesuaian informasi yang dapat memengaruhi penilaian kelayakan bantuan.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa agen Perlinsos bertugas membantu proses pengajuan, bukan menjamin seseorang pasti menerima bansos. Penetapan penerima tetap bergantung pada hasil verifikasi dan ketentuan program.
Dengan sistem tersebut, pemerintah berupaya mempermudah akses pengajuan bantuan sekaligus memperkuat pemeriksaan data agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Informasi terbaru seputar bansos, kebijakan pemerintah, dan layanan publik dapat dibaca melalui JurnalLugas.Com.
(William)






