JurnalLugas.Com – Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah selatan Panama pada Jumat (9/10). Meski kekuatan gempa tergolong besar, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar. Otoritas juga menyatakan tidak ada ancaman tsunami.
Pusat gempa berada sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba, dengan kedalaman 12,6 kilometer. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebelumnya mencatat kekuatan gempa tersebut sebesar magnitudo 7,6.
Guncangan ini mendorong otoritas setempat meningkatkan kewaspadaan. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Panama mengimbau warga AS untuk menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan serta mengikuti informasi darurat dan arahan pemerintah setempat.
Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat menyatakan tidak mengeluarkan peringatan, imbauan keamanan, maupun pemberitahuan ancaman tsunami terkait gempa tersebut.
AS Siapkan Bantuan, Bandara Kembali Beroperasi
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan pemerintahnya terus memantau perkembangan situasi di Panama. Ia juga menyebut AS telah mengerahkan sumber daya dan personel untuk membantu setelah menerima permintaan dari pemerintah Panama.
“Amerika Serikat berdiri bersama rakyat Panama,” kata Rubio melalui platform X, seraya memastikan dukungan diberikan sesuai permintaan pemerintah setempat.
Dampak gempa juga sempat dirasakan pada operasional penerbangan. Bandara Internasional Tocumen, yang berada dekat Panama City, menghentikan sementara sebagian aktivitas penerbangan sebelum kembali beroperasi.
Pengelola bandara memastikan tidak ditemukan kerusakan pada fasilitasnya dan kegiatan komersial telah pulih. Meski demikian, penumpang diminta mengecek status penerbangan melalui maskapai masing-masing serta mengikuti petunjuk petugas bandara.
Sementara itu, otoritas penerbangan sipil Kolombia mengaktifkan protokol dukungan regional untuk mengantisipasi kemungkinan pengalihan penerbangan akibat gangguan operasional di Panama.
Melalui protokol tersebut, tujuh bandara di Kolombia disiapkan untuk menerima dan mengatur penerbangan yang dialihkan apabila diperlukan.
Hingga laporan ini disusun, informasi yang tersedia belum menunjukkan adanya korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa. Pemantauan kondisi wilayah terdampak dan aktivitas penerbangan tetap menjadi perhatian otoritas terkait.
Baca berita internasional lainnya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com
(Dahlan)






