JurnalLugas.Com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan Rp4 miliar untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa. Bantuan tersebut dibawa langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi NTT sejak Jumat, 21 Agustus 2026.
Bantuan difokuskan untuk membantu warga memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa. Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan.
Rumah yang masuk kategori rusak berat mendapat Rp20 juta, rusak sedang Rp10 juta, sedangkan rumah rusak ringan memperoleh Rp5 juta.
Saat berada di lokasi, Dedi turut melihat kondisi rumah warga yang terdampak. Kerusakan terlihat mulai dari retakan pada dinding hingga bagian rumah yang roboh.
“Rumah warga yang rusak bisa segera diperbaiki. Semoga NTT cepat pulih,” ujar Dedi, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Bantuan tidak hanya diarahkan untuk perbaikan rumah. Pemprov Jabar juga memberikan dukungan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, termasuk kebutuhan pangan selama masa pemulihan.
Kehadiran bantuan tersebut mendapat respons positif dari warga. Mereka menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Terima kasih atas bantuan untuk warga Flores,” kata seorang warga.
Dukungan bagi korban gempa juga datang dari Kota Depok. Aparatur sipil negara (ASN) bersama masyarakat setempat turut menggalang bantuan yang nilainya mencapai Rp500 juta.
Bantuan dari berbagai daerah diharapkan dapat mempercepat pemulihan warga NTT, terutama mereka yang harus memperbaiki tempat tinggal setelah terdampak gempa.
Informasi terbaru seputar Jawa Barat dan Indonesia dapat dibaca di JurnalLugas.Com.
(Catur)






