Geely Battleship 700 Tantang BYD, Tenaga 1.114 HP dan Jarak Tempuh 1.770 Km

JurnalLugas.Com – Geely mencatat respons awal yang kuat saat meluncurkan SUV plug-in hybrid (PHEV) Battleship 700 di pasar China. Mobil berkarakter off-road tersebut membukukan lebih dari 10.000 pesanan hanya dalam 12 menit setelah peluncuran.

Capaian itu menempatkan Battleship 700 sebagai penantang BYD Fang Cheng Bao Ti7 di segmen SUV elektrifikasi yang menawarkan kombinasi tenaga besar, jarak tempuh panjang, dan kemampuan menjelajah medan berat.

Bacaan Lainnya

Geely menawarkan model ini dalam enam konfigurasi dengan harga perkenalan mulai 179.800 hingga 369.800 yuan, setara sekitar Rp480,7 juta sampai Rp988,6 juta.

Battleship 700 menggunakan platform GTA yang dikembangkan untuk kendaraan energi baru dengan kemampuan off-road. Desainnya mengusung bodi mengotak khas SUV petualang, diperkuat jarak terendah ke tanah 233 mm serta sudut pendekatan 30 derajat dan sudut keberangkatan 31 derajat.

Dimensi kendaraan ini juga tergolong besar, dengan panjang 5.085 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.912 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm.

Baca Juga  Geely Siapkan 7 Mobil Baru di Indonesia, Termasuk SUV Hybrid dan City Car Listrik Xingyuan

Tenaga Tertinggi Tembus 1.114 HP

Geely menyediakan tiga konfigurasi sistem penggerak yang memadukan mesin bensin turbo dan motor listrik. Pilihan paling rendah menggunakan mesin 1.500 cc turbo dengan satu motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 469 hp dan torsi 605 Nm.

Konfigurasi berikutnya mengandalkan mesin 1.500 cc dengan tiga motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 925 hp dan torsi 1.165 Nm.

Sementara itu, varian tertinggi memakai mesin 2.000 cc turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik. Tenaga gabungannya mencapai 1.114 hp dengan torsi 1.330 Nm.

Geely mengklaim varian tersebut mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam 3,95 detik. Angka ini menunjukkan bahwa Battleship 700 tidak hanya mengandalkan tampilan SUV tangguh, tetapi juga menawarkan performa yang mendekati mobil berorientasi sport.

Jarak Tempuh Listrik Diklaim 305 Km

Seluruh varian dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 47,14 kWh yang dipasok CATL. Berdasarkan standar pengujian CLTC, jarak tempuh dengan tenaga listrik murni diklaim mencapai 305 km.

Jika mesin bensin dan sistem elektrifikasi bekerja bersama, jarak tempuh gabungannya diklaim melampaui 1.770 km.

Untuk mendukung kenyamanan dan pengendalian di berbagai kondisi jalan, Geely menyematkan suspensi udara dua ruang serta peredam adaptif. Kendaraan ini juga diklaim mampu melewati genangan dengan kedalaman hingga 800 mm.

Baca Juga  Saingi Tesla? Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga Mobil Listrik Polytron G3 & G3+

Salah satu fitur yang paling menarik adalah kemampuan darurat untuk mengapung dan bergerak di air dengan kecepatan hingga 7 km per jam selama maksimal 40 menit.

Fitur tersebut menjadi bagian dari rancangan kendaraan untuk menghadapi kondisi ekstrem, tetapi bukan berarti mobil dapat digunakan sebagai kendaraan air dalam situasi apa pun.

Tingginya pesanan awal memperlihatkan besarnya perhatian konsumen terhadap SUV PHEV yang menggabungkan performa tinggi, kemampuan off-road, dan efisiensi perjalanan.

Meski demikian, lebih dari 10.000 pesanan dalam 12 menit belum berarti jumlah kendaraan yang sama telah dikirim atau diterima pembeli.

Perkembangan penjualan berikutnya akan menunjukkan apakah minat awal tersebut berlanjut menjadi realisasi pengiriman dalam jumlah besar.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Tirta me)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait