JurnalLugas.Com – Kemenangan yang sudah di depan mata lepas dari genggaman PSMS Medan saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Sempat unggul pada masa tambahan waktu, Ayam Kinantan akhirnya harus menerima hasil imbang 1-1 setelah kebobolan pada menit-menit terakhir.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), menyisakan kekecewaan bagi skuad PSMS.
Gol Javier Siverio pada menit ke-90+5 sempat membuka peluang bagi tim asal Medan tersebut untuk membawa pulang tiga poin.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan hingga peluit akhir. Semen Padang menyamakan kedudukan melalui Ari Maring pada menit ke-90+14, sekaligus menggagalkan kemenangan PSMS.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai hilangnya konsentrasi pada penghujung pertandingan menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki.
“Kami sempat unggul, tetapi kebobolan di menit akhir. Ini sangat disayangkan,” ujar Eko.
Menurutnya, menjaga fokus tidak cukup hanya ketika tim sedang membangun serangan atau mempertahankan keunggulan. Seluruh pemain harus tetap berkonsentrasi sampai pertandingan benar-benar berakhir.
Eko menegaskan, evaluasi akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama saat PSMS menghadapi pertandingan berikutnya melawan PSIS Semarang.
Insiden Kiper
Selain persoalan konsentrasi, Eko turut menyoroti situasi menjelang gol penyama kedudukan Semen Padang. Ia menyebut pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat insiden yang melibatkan penjaga gawang lawan.
Situasi tersebut menjadi perhatian tim pelatih karena pemain dituntut tetap menjaga kesiapan ketika pertandingan kembali dilanjutkan.
Eko mengatakan, sejak awal pertandingan dirinya telah mengingatkan para pemain agar tidak kehilangan fokus, baik pada menit-menit awal maupun saat laga memasuki masa tambahan waktu.
Bagi PSMS, hasil ini menjadi catatan penting karena keunggulan yang berhasil diraih pada fase akhir pertandingan seharusnya bisa dipertahankan dengan disiplin permainan hingga peluit panjang.
Azis Hutagalung Minta Tim Lebih Fokus
Kekecewaan serupa disampaikan bek PSMS Medan, Azis Hutagalung. Ia mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya sepanjang pertandingan, meskipun hasil akhirnya tidak sesuai harapan.
Menurut Azis, PSMS sudah berada dalam posisi yang menguntungkan sebelum Semen Padang mencetak gol penyeimbang.
“Kami menghargai perjuangan seluruh pemain dari awal sampai akhir. Kami hampir menang, tetapi sepak bola bisa ditentukan pada menit terakhir,” kata Azis.
Ia berharap hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain, terutama dalam menjaga konsentrasi ketika pertandingan mendekati akhir.
Azis menegaskan pentingnya mempertahankan fokus sepanjang laga agar PSMS tidak kembali kehilangan poin setelah berhasil membangun keunggulan.
Kini, PSMS harus segera mengalihkan perhatian ke laga berikutnya melawan PSIS Semarang.
Pembenahan pertahanan dan kemampuan menjaga keunggulan menjadi pekerjaan yang perlu diselesaikan agar peluang meraih kemenangan tidak kembali terlepas pada detik-detik terakhir.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Kardi)






