Sempat Anjlok ke USD3.869, Harga Emas Dunia Kini Melonjak Lebih dari 3 Persen

JurnalLugas.Com – Harga emas dunia mencatatkan lonjakan tajam pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Logam mulia tersebut menguat lebih dari 3 persen dalam sehari, sekaligus membukukan kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Agustus 2026.

Berdasarkan data perdagangan pasar spot, harga emas naik 3,31 persen menjadi USD4.060,36 per troy ons. Penguatan ini membawa harga emas kembali melewati level psikologis USD4.000 setelah sempat tertekan dalam beberapa hari sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Salah satu faktor yang mendorong kenaikan tersebut adalah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Negeri Paman Sam itu tertekan setelah Partai Demokrat mencatat kemenangan dalam pemilu sela atau midterm elections.

Pelemahan dolar membuat emas yang diperdagangkan menggunakan mata uang AS menjadi relatif lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Kondisi tersebut turut membuka ruang bagi peningkatan permintaan terhadap logam mulia.

Baca Juga  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, UBS Tembus Rp3 juta lebih

Investor Menanti Data Tenaga Kerja AS

Selain perkembangan politik AS, pelaku pasar juga mencermati laporan ketenagakerjaan nonpertanian atau nonfarm payrolls yang dijadwalkan dirilis pekan ini.

Data tersebut menjadi perhatian karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS. Hasilnya berpotensi memengaruhi perkiraan investor terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Perubahan ekspektasi suku bunga menjadi salah satu faktor penting bagi pergerakan emas. Ketika pasar memperkirakan kebijakan moneter lebih longgar, daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga dapat meningkat.

Karena itu, investor masih menunggu data tenaga kerja untuk memperkirakan langkah The Fed berikutnya.

Perkembangan dolar AS dan respons pasar terhadap hasil pemilu sela juga akan menjadi perhatian dalam perdagangan selanjutnya.

Baca Juga  Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Buyback Ikut Melemah

Harga Emas Bangkit dari Level Terendah

Lonjakan pada Rabu tersebut sekaligus menandai pemulihan harga emas setelah mengalami tekanan pada akhir Oktober.

Pada 30 Oktober 2026, harga emas sempat turun ke USD3.869,85 per troy ons. Posisi itu menjadi level terendah sejak Oktober 2025.

Kembalinya harga emas ke atas USD4.000 menunjukkan perubahan arah perdagangan yang cukup tajam dalam beberapa hari.

Meski demikian, pergerakan berikutnya masih berpotensi dipengaruhi oleh perkembangan dolar AS, data ekonomi, serta keputusan kebijakan moneter The Fed.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Endarto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait