JurnalLugas.Com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/11/2026), di zona merah. Indeks saham domestik kehilangan 17,51 poin atau turun 0,35 persen ke level 5.039,54.
Pelemahan pada awal perdagangan tersebut menunjukkan tekanan terhadap pergerakan saham di pasar domestik sejak sesi pertama dibuka.
Kondisi serupa juga terlihat pada kelompok saham unggulan. Indeks LQ45 yang mencerminkan pergerakan 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar besar turun 0,36 poin atau 0,07 persen ke posisi 514,81.
Meski penurunannya lebih tipis dibandingkan IHSG, pergerakan LQ45 turut menunjukkan bahwa saham-saham unggulan belum mampu membawa indeks ke zona positif pada awal sesi perdagangan.
Perkembangan selanjutnya masih akan bergantung pada dinamika transaksi sepanjang hari, termasuk respons investor terhadap kondisi pasar saham domestik.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Hans)






