JurnalLugas.Com – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Kamis (5/11/2026) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah naik 98 poin atau sekitar 0,54 persen ke posisi Rp18.070 per dolar AS. Penguatan tersebut dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.168 per dolar AS.
Pergerakan ini menunjukkan rupiah berhasil memangkas sebagian tekanan terhadap mata uang Negeri Paman Sam setelah sebelumnya ditutup pada level Rp18.168.
Meski dibuka menguat, perkembangan nilai tukar sepanjang perdagangan masih perlu dicermati.
Pergerakan rupiah dapat berubah mengikuti dinamika pasar keuangan global maupun sentimen ekonomi domestik.
Investor juga akan memperhatikan perkembangan dolar AS serta berbagai faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran valuta asing.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






