JurnalLugas.Com – Direktur Utama Lamborghini, Stephan Winkelmann, mengungkapkan bahwa Lamborghini, yang dimiliki oleh Volkswagen AG, sedang memulai babak baru dalam sejarahnya dengan menciptakan mobil bertenaga listrik (EV). Ini menandai langkah penting bagi produsen supercar asal Italia ini dalam merespon perkembangan teknologi dan tuntutan pasar yang semakin mengarah pada kendaraan ramah lingkungan.
Dalam wawancaranya, Winkelmann menjelaskan bahwa masa depan model sehari-hari Lamborghini, seperti Urus, dan mobil sport empat pintu Lanzador, akan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Dia juga menyebutkan bahwa Lanzador diperkirakan akan diluncurkan “sebelum akhir dekade ini” dan akan berada dalam rentang harga antara SUV Urus yang dibanderol €265.000 (Rp4,6 miliar) dan Huracan baru dengan harga lebih dari €300.000 (Rp5,3 miliar). “Tidak akan ada mobil Lamborghini yang harganya kurang dari Urus,” tambahnya.
Winkelmann menegaskan bahwa Lamborghini berkomitmen untuk terus menjual mobil hybrid selama mungkin, bahkan melewati tahun 2035 jika memungkinkan. Langkah ini sejalan dengan rencana Uni Eropa yang akan menghentikan penjualan mobil baru bermesin pembakaran pada tahun 2035. Merek supercar ini telah mulai mendiversifikasi portofolionya dengan meluncurkan versi hybrid dari SUV Urus yang menjadi model terlaris mereka pada awal tahun ini.
Lamborghini kini berada di jalur yang kuat dalam hal pengiriman, penjualan, dan keuntungan. Winkelmann menyatakan bahwa perusahaan memiliki backlog pesanan selama 1,5 tahun dan tahun 2024 diproyeksikan menjadi tahun yang sangat baik bagi perusahaan, terutama dalam hal keuntungan.
Sinergi dengan Volkswagen dalam bidang platform dan strategi perangkat lunak memberikan Lamborghini keuntungan besar. Tujuan utama mereka adalah meningkatkan pendapatan per mobil dengan menawarkan lebih banyak personalisasi dan peralatan khusus, memungkinkan pelanggan untuk memiliki kendaraan yang benar-benar unik dan sesuai dengan preferensi mereka.
Dengan visi ini, Lamborghini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tetapi juga memimpin dalam inovasi dan teknologi, memastikan masa depan yang cerah untuk supercar ikonik mereka di era kendaraan listrik.






