Hamas Umumkan Kesepakatan Damai Gaza, Israel Siap Tarik Pasukan Setelah Mediasi AS

JurnalLugas.Com — Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, menyatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza dan memastikan penarikan pasukan Israel dari wilayah yang selama ini menjadi pusat konflik berkepanjangan.

Pengumuman itu datang tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama perjanjian damai Gaza yang digagas Washington, Rabu (8/10/2025).

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan resminya, Hamas menegaskan bahwa kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, serta pertukaran tahanan antara kedua belah pihak.

Seorang juru bicara Hamas mengatakan, kesepakatan ini merupakan hasil dari “perjuangan panjang rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan dan martabat yang telah lama dirampas.”

Kelompok tersebut juga mendesak Amerika Serikat dan negara penjamin lainnya agar memastikan Israel melaksanakan seluruh butir kesepakatan tanpa pelanggaran.

“Kami percaya, perdamaian sejati hanya akan terwujud jika pendudukan berakhir sepenuhnya dan rakyat kami memperoleh kebebasan untuk menentukan masa depan sendiri,” ujar perwakilan politik Hamas yang enggan disebut namanya dalam pernyataan terpisah.

Langkah ini disambut hati-hati oleh sejumlah pengamat internasional. Menurut analis hubungan Timur Tengah, Dr. Karim Al-Mahdi, kesepakatan ini adalah “momentum penting yang bisa mengubah arah konflik Gaza, asalkan semua pihak berkomitmen pada implementasinya.”

Ia menilai keberhasilan ini tidak lepas dari peran mediasi aktif Amerika Serikat, yang dalam beberapa bulan terakhir gencar melakukan diplomasi tertutup dengan kedua belah pihak.

“Kesepakatan ini masih rapuh, tetapi membuka peluang nyata bagi dimulainya rekonstruksi Gaza dan stabilitas regional yang lebih luas,” kata Dr. Karim kepada media asing.

Kini, perhatian dunia tertuju pada bagaimana Israel dan Hamas menindaklanjuti tahap implementasi kesepakatan tersebut dalam beberapa minggu mendatang. Banyak yang berharap, gencatan senjata ini bisa menjadi langkah awal menuju perdamaian permanen di kawasan yang telah lama diguncang konflik.

Baca berita lengkap lainnya hanya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Anwar Ibrahim Apresiasi Sikap Tegas Presiden Erdoğan Perjuangkan Palestina

Pos terkait