Samsung Art TV Sentuhan Teknologi Warisan Budaya Nusantara

JurnalLugas.Com — Bulan Oktober dikenal sebagai bulan Batik Nasional, dan tahun ini, Samsung Electronics Indonesia memberi warna baru dalam pelestarian budaya dengan menghadirkan Samsung Art TV. Teknologi ini memungkinkan masyarakat Indonesia menampilkan koleksi kain atau motif batik favorit mereka di ruang keluarga dalam format digital berkualitas tinggi.

“Samsung kini memperluas jajaran Art TV, dari The Frame hingga Neo QLED 8K, QLED, dan Micro LED, agar lebih banyak orang dapat menikmati karya seni digital di rumah. Inovasi ini menjadi bentuk komitmen kami menghadirkan teknologi yang menyatu dengan seni dan budaya,” ujar Ubay Bayanudin, Head of Product – AV Business Samsung Electronics Indonesia, Kamis (9/10/2025).

Bacaan Lainnya

Selama 19 tahun berturut-turut, Samsung memimpin industri TV global. Keberhasilan itu, menurut Ubay, didedikasikan untuk mempertemukan konsumen dengan keindahan seni dan kekayaan budaya, termasuk batik Indonesia, melalui teknologi visual mutakhir.

Galeri Batik di Ruang Keluarga

Melalui Samsung Art TV, pengguna kini bisa menampilkan motif batik kesayangan layaknya karya seni di dinding rumah. Caranya cukup sederhana: unggah foto batik lewat aplikasi SmartThings, pilih menu Art Mode, lalu tekan Add Your Photos untuk menambahkan koleksi foto batik yang ingin ditampilkan.

Baca Juga  Bocoran HP Lipat Samsung Terbaru, Layar 7,6 Inci Lebih Lebar, Pengalaman Mirip Tablet

Setelah tersimpan, pengguna bisa mengaktifkan Art Mode melalui OneRemote atau langsung dari aplikasi SmartThings. Dalam mode ini, TV akan menyesuaikan kecerahan dan tone warna sesuai pencahayaan ruangan, sehingga tampilan batik terlihat hidup, alami, dan menyerupai karya seni asli.

Keluarga juga dapat menampilkan foto-foto batik secara bergantian menggunakan fitur slideshow. Dengan tambahan desain bingkai yang bisa dikustom di model The Frame, TV akan tampak seperti lukisan batik elegan yang menggantung di dinding.

Teknologi Canggih untuk Kualitas Visual Terbaik

Teknologi Matte Display di The Frame mampu meminimalkan pantulan cahaya dari matahari atau lampu ruangan, membuat tampilan motif batik tetap jernih dan bebas silau. Akurasi warna yang tinggi pun dijamin melalui sertifikasi Pantone Validated ArtfulColor, memastikan keindahan warna batik tampil sebagaimana aslinya.

Sementara itu, seri premium seperti Neo QLED 8K dan Neo QLED 4K dilengkapi fitur Glare Free yang mengurangi pantulan cahaya secara drastis. Dengan resolusi tinggi dan detail luar biasa, setiap helai kain dan corak batik akan terlihat menakjubkan dalam kualitas visual terbaik.

Baca Juga  Galaxy Z TriFold Sold Out Global, Samsung Stop Produksi

Pengalaman Galeri Seni Kelas Dunia

Tak hanya menampilkan koleksi pribadi, pengguna juga bisa menjelajahi ribuan karya seni digital di Samsung Art Store. Platform ini berisi lebih dari 3.500 karya seni dari 800 seniman dan 70 galeri dunia, termasuk koleksi dari museum ternama seperti The Metropolitan Museum of Art, MoMA, dan Art Institute of Chicago.

Diluncurkan sejak 2019, Samsung Art Store mengalami pertumbuhan pelanggan global hingga 70% dibanding tahun lalu. Koleksi yang dikurasi profesional memungkinkan pengguna memilih karya sesuai suasana hati, tema ruangan, atau momen spesial di rumah.

Dengan hadirnya Samsung Art TV, pelestarian seni dan budaya, termasuk batik Indonesia, kini dapat dilakukan melalui pendekatan modern menggabungkan keindahan tradisi dengan kecanggihan teknologi visual masa kini.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait