Trump Saran Serang Iran dari Jared Kushner, Teheran Punya Uranium 11 Bom Nuklir

JurnalLugas.Com — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa keputusan untuk melancarkan serangan terhadap Iran dipengaruhi sejumlah masukan dari orang-orang terdekatnya, termasuk menantunya, Jared Kushner.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam keterangan kepada media pada Selasa, 10 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa berbagai informasi intelijen dan rekomendasi dari tim penasihat menjadi pertimbangan penting sebelum Amerika Serikat mengambil langkah militer terhadap Teheran.

Bacaan Lainnya

Trump Ragukan Kepemimpinan Baru Iran

Trump juga menyoroti penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Ia meragukan pemimpin baru tersebut mampu menjalin hubungan damai dengan Washington.

“Saya tidak percaya dia dapat hidup damai,” ujar Trump singkat. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak puas dengan keputusan Iran mengangkat Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya.

Sebelumnya, Trump bahkan menyebut penunjukan itu sebagai “kesalahan besar” dan memperingatkan bahwa pemimpin baru Iran tersebut tidak akan mampu bertahan lama tanpa dukungan atau persetujuan dari Amerika Serikat.

Pembicaraan AS–Iran Masih Abu-Abu

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dialog antara Washington dan Teheran, Trump tidak memberikan jawaban pasti. Ia hanya mengatakan bahwa pihak Iran disebut-sebut ingin membuka pembicaraan.

Baca Juga  Jamie Dimon Ancaman Terbesar AS Bukan China Tapi Salah Urus dari Dalam Negeri

“Saya mendengar mereka sangat ingin berbicara,” kata Trump.

Namun ia menegaskan peluang perundingan masih bersifat kemungkinan dan sangat bergantung pada syarat yang dianggap dapat diterima oleh Amerika Serikat. Pernyataan ini berbeda dengan komentarnya sebelumnya yang sempat menyebut Washington telah sepakat untuk berdialog dengan pejabat Iran.

Klaim Hancurkan Setengah Persediaan Rudal Iran

Trump juga memberikan alasan baru terkait operasi militer yang dilakukan AS bersama Israel pada akhir Februari lalu. Ia mengklaim bahwa serangan awal yang dilancarkan pada 28 Februari berhasil menghancurkan sekitar setengah dari persediaan rudal Iran.

Menurut Trump, langkah tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan.

“Jika kita menunggu tiga hari lagi, saya yakin kita akan diserang,” ujarnya.

Pemerintah Iran membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa negaranya tidak berniat mengembangkan senjata nuklir atau rudal yang mampu menjangkau wilayah Amerika Serikat.

Informasi Uranium Memicu Keputusan Serangan

Trump juga mengungkap bahwa utusannya, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner melaporkan informasi penting terkait kemampuan nuklir Iran.

Menurut Trump, Iran mengklaim memiliki cadangan uranium yang diperkaya cukup untuk membuat sekitar 11 bom nuklir. Informasi itu, kata Trump, menjadi faktor yang membuat tindakan militer dianggap tidak dapat dihindari.

Baca Juga  Donald Trump Kanada Jadi Negara Bagian ke-51 AS Solusi Hemat Pajak dan Perlindungan Militer?

“Pada dasarnya mereka mengatakan bahwa saya harus menyerang mereka,” ungkap Trump.

Konflik Meluas di Timur Tengah

Permusuhan di kawasan meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Dalam operasi tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dilaporkan tewas bersama lebih dari 1.200 korban lainnya.

Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah wilayah di Timur Tengah. Target serangan meliputi Israel, Yordania, Irak, hingga beberapa negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Sejak awal eskalasi konflik tersebut, sedikitnya delapan personel militer AS dilaporkan tewas akibat serangan balasan Iran.

Situasi ini memicu kekhawatiran baru tentang potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah jika jalur diplomasi tidak segera dibuka kembali.

Baca berita geopolitik dan internasional lainnya secara lengkap di https://JurnalLugas.Com.

(HD)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait