Antam Tebar Dividen Rp5,04 Triliun, Kinerja Rekor Modal Hilirisasi Nasional

JurnalLugas.Com – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan performa bisnis yang solid dengan mengalokasikan dividen jumbo kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta.

Perusahaan tambang pelat merah itu menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau setara 70 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan sepanjang 2025. Kebijakan tersebut mencerminkan optimisme manajemen terhadap keberlanjutan pertumbuhan usaha sekaligus komitmen memberikan nilai tambah kepada investor.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, menyampaikan bahwa pembagian dividen tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada pemegang saham atas dukungan terhadap transformasi dan pengembangan bisnis perseroan.

“Perseroan berkomitmen menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan penguatan kapasitas bisnis jangka panjang,” ujarnya.

Laba Melonjak, Pendapatan Cetak Rekor

Tahun 2025 menjadi periode yang bersejarah bagi Antam. Di tengah fluktuasi harga komoditas global dan ketidakpastian ekonomi internasional, perusahaan mampu membukukan pendapatan mencapai Rp84,64 triliun.

Baca Juga  PT Platinum Wahab Nusantara (TGUK) Alami Rugi Bersih Pertama Sejak IPO Penjualan Minuman Anjlok Drastis

Angka tersebut meningkat sekitar 22 persen dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam sejarah operasional perusahaan.

Tak hanya itu, laba bersih Antam juga mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai Rp7,92 triliun atau tumbuh lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut memperlihatkan keberhasilan strategi perusahaan dalam mengoptimalkan potensi bisnis di berbagai komoditas unggulan yang dikelola.

Dana Ditahan untuk Ekspansi Bisnis

Selain membagikan dividen, RUPST juga menetapkan sebagian laba bersih atau sekitar Rp2,26 triliun sebagai laba ditahan.

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai agenda strategis perusahaan, termasuk penguatan struktur bisnis, pengembangan proyek bernilai tambah, serta ekspansi yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing Antam di tengah transformasi industri pertambangan yang semakin mengarah pada hilirisasi dan pengolahan mineral di dalam negeri.

Fokus Perkuat Hilirisasi Mineral

Manajemen Antam menegaskan bahwa perusahaan terus mempercepat pengembangan proyek-proyek strategis yang mendukung integrasi rantai nilai mineral nasional.

Melalui pendekatan tersebut, Antam tidak hanya berfokus pada kegiatan eksplorasi dan penjualan bahan mentah, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi melalui proses pengolahan lanjutan.

Strategi hilirisasi menjadi salah satu faktor utama yang diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global sekaligus menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara.

Baca Juga  IHSG dan LQ45 Menghijau Refleksi Ekspektasi Pelaku Pasar Saham

Menurut Untung, capaian kinerja yang diraih selama 2025 menunjukkan kuatnya fundamental perusahaan serta efektivitas strategi bisnis yang dijalankan secara konsisten.

“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sumber daya mineral yang terarah mampu menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan dan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Sejalan dengan Agenda Industri Nasional

Penguatan hilirisasi yang dijalankan Antam juga selaras dengan arah pembangunan ekonomi nasional yang menitikberatkan pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat industri nasional, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan investasi, serta mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam sektor mineral dan logam dunia.

Dengan kombinasi antara kinerja keuangan yang kuat, pembagian dividen besar, dan fokus pada pengembangan hilirisasi, Antam memasuki tahun bisnis berikutnya dengan fondasi yang semakin kokoh untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Baca berita ekonomi, investasi, dan bisnis terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait