Trump Klaim Iran Ingin Berdamai, Perang Diprediksi Berakhir Setelah Pemilu AS

JurnalLugas.Com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan perang dengan Iran akan berakhir sebelum penghujung 2026. Ia bahkan mengaitkan berakhirnya konflik tersebut dengan penurunan tajam harga bensin di Amerika Serikat.

Trump menyampaikan perkiraan itu saat berada di Irlandia, Minggu (13/9/2026). Menurut dia, perang kemungkinan berakhir setelah pemilu paruh waktu Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada November.

Bacaan Lainnya

Trump juga mengklaim Iran terus berupaya membuka jalan menuju kesepakatan. Namun, ia menegaskan Washington tidak akan menerima perjanjian yang dinilai merugikan kepentingan Amerika Serikat.

Baca Juga  CENTCOM Klaim 11 Kapal Iran di Teluk Oman Hancur, Teheran Dingin

“Trump memperkirakan konflik berakhir setelah pemilu paruh waktu dan harga bensin akan turun tajam,” demikian inti pernyataannya kepada wartawan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah ketidakpastian mengenai kelanjutan proses diplomasi kedua negara.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni terkait upaya penghentian perang.

Berdasarkan kesepakatan itu, kedua pihak dijadwalkan melakukan perundingan selama 60 hari untuk mencapai kesepakatan akhir.

Namun, tenggat perundingan pada 17 Agustus berlalu tanpa kejelasan mengenai hasil akhir. Ketegangan kembali meningkat setelah terjadi eskalasi permusuhan antara kedua negara.

Jika konflik benar-benar mereda, Trump menilai dampaknya dapat terasa pada pasar energi. Ia secara khusus memperkirakan harga bensin akan mengalami penurunan drastis.

Meski demikian, prediksi tersebut masih bergantung pada perkembangan perang, jalur diplomasi Washington-Teheran, serta kondisi pasar energi global.

Untuk saat ini, belum ada kepastian kapan konflik akan benar-benar berakhir. Pernyataan Trump menjadi sinyal politik bahwa pemerintah AS masih membuka peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran, tetapi hasil akhirnya tetap menunggu perkembangan negosiasi.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait