JurnalLugas.Com — Xiaomi memastikan seri Xiaomi 18 Pro akan diperkenalkan di China pada 23 September 2026. Dua model yang disiapkan adalah Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max.
Menjelang peluncuran, Xiaomi mulai membuka sejumlah informasi penting mengenai perangkat flagship terbarunya. Lima spesifikasi utama telah dikonfirmasi, mencakup performa, kamera, layar, desain bezel, hingga teknologi baterai.
Keduanya memiliki konfigurasi utama yang hampir sama. Perbedaan paling mencolok berada pada kapasitas baterai.
Chipset Flagship 2nm
Untuk sektor performa, Xiaomi 18 Pro Series akan menggunakan platform mobile flagship yang dibuat dengan proses fabrikasi 2nm berbasis Gate-All-Around (GAA).
Xiaomi menyebut teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya.
Nama chipset belum disebut Xiaomi. Namun, sejumlah laporan sebelumnya mengaitkannya dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Waktu peluncuran Xiaomi juga berdekatan dengan Snapdragon Summit pada 22-24 September. Karena itu, detail chipset yang digunakan berpotensi terungkap dalam rangkaian agenda tersebut.
Dua Kamera 200MP Leica
Sektor fotografi menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max.
Kedua smartphone membawa sistem kamera Leica dengan dua sensor beresolusi 200MP. Kamera pertama berfungsi sebagai kamera utama menggunakan sensor berukuran besar, sementara sensor 200MP lainnya ditempatkan sebagai kamera telefoto periskop.
Xiaomi menyebut konfigurasi ini sebagai sistem kamera Leica paling canggih yang pernah dibawa ke lini flagship mereka.
Bocoran sebelumnya menyebut kamera periskop tersebut memiliki rentang fokal 17-75mm dengan kemampuan zoom optik 3,2x. Namun, detail tersebut masih menunggu konfirmasi resmi Xiaomi.
Layar Lebih Terang, Bezel 0,99mm
Pada bagian depan, Xiaomi 18 Pro Series menggunakan panel Super Pixel generasi baru dengan sistem emisi cahaya M11 dan material pemancar cahaya hijau terbaru.
Teknologi tersebut diklaim Xiaomi mampu menghasilkan tingkat kecerahan lebih tinggi dengan konsumsi daya lebih rendah.
Xiaomi juga memangkas bezel layar hingga 0,99mm melalui teknologi pengemasan layar baru. Desain ini membuat area layar dapat mengisi bagian depan perangkat secara lebih maksimal.
Baterai 8.500mAh
Perbedaan utama antara kedua model terlihat pada kapasitas baterainya.
Xiaomi 18 Pro menggunakan baterai 7.000mAh, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max membawa kapasitas lebih besar mencapai 8.500mAh.
Keduanya menggunakan teknologi baterai Xiaomi GSR VIII dengan kandungan silikon hingga 32 persen.
Xiaomi belum mengumumkan secara resmi kecepatan pengisian daya. Namun, sertifikasi 3C yang terbit pada Agustus mengindikasikan dua perangkat yang diduga sebagai Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max mendukung pengisian kabel 100W.
Dengan kombinasi chipset 2nm, kamera Leica 200MP ganda, layar dengan bezel sangat tipis, serta baterai berkapasitas besar, Xiaomi menempatkan seri 18 Pro sebagai salah satu perangkat flagship yang disiapkan untuk bersaing di kelas premium.
Informasi lengkap mengenai chipset, kamera, pengisian daya, harga, dan ketersediaan perangkat akan diketahui saat Xiaomi resmi memperkenalkan Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max pada 23 September.
Baca berita teknologi terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Tirta)






